Turunnya Harga Bahan Baku Naikkan Laba Gajah Tunggal 11%

Selasa, 30 Juli 2013 | 19:52 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi ban
Ilustrasi ban (Istimewa/Istimewa)

Jakarta - Produsen ban kendaraan bermotor, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) hingga semester I-2013 mencatat laba kotor naik 11 persen menjadi Rp 1,232 triliun dibanding periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp 1,108 triluin.

Turunnya beban pokok penjualan akibatnya turunnya bahan baku menjadi pemicu kenaikan laba produsen ban GT radial ini.

"Beban pokok penjualan turun menjadi Rp 4,896 triliun dari semester I-2012 sebesar Rp 5,257 triliun," kata Corporate Communications & Investor Relations Department PT Gajah Tunggal Tbk, Catharina Widjaja dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/7).

Dia mengatakan, walaupun penjualan bersih hanya mencapai Rp 6,129 triliun, sedikit lebih rendah dibanding semester I-2012, volume penjualan secara keseluruhan naik 6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Itu karena cepatnya pertumbuhan pasar "replacement" dalam negeri. Sementara pasar ekspor masih cukup menantang walaupun volume ekspor membaik pada kuartal II-2013," kata dia..

Margin laba kotor pada kuartal II-2013 naik menjadi 19,3 persen dibanding 17,1 persen pada kuartal II-2012 . Perbaikan marjin memperlihatkan bahwa biaya produksi menurun karena sebagian besar biaya bahan baku terus menurun. "Ini bisa meredam dampak depresiasi rupiah dibanding dollar pada level operasional," kaat dia.

Sementara pendapatan kotor alias EBITDA untuk kuartal II-2013 tetap stabil pada US$ 49 juta dibanding kuartal yang sama tahun 2012.

Gajah Tunggal sebelumnya menerima penghargaan untuk inisiatif CSR. Sejak 1 Mei 2013, GT termasuk dalam SRI-KEHATI index yang diberikan oleh Yayasan KEHATI dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon