Pengamat: KPK Jangan Bergantung Audit Tahap II Hambalang

Senin, 5 Agustus 2013 | 12:19 WIB
CP
B
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: B1
Hambalang
Hambalang (AFP Foto/Istimewa)

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai terlalu bergantung kepada audit investigasi tahap II proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON), Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Padahal, masih banyak cara lain untuk mengembangkan penyidikan kasus Hambalang.

Hal itu antara lain disampaikan oleh peneliti dari Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), Miko S Ginting, hari ini. Dia mengatakan, tentu BPK diharapkan sesegera mungkin dapat menyelesaikan audit tahap II. Tapi menurutnya, KPK mustinya jangan bergantung pada audit itu, sebab status kejelasan kasus Hambalang jauh lebih penting.

"KPK tampaknya terlalu bergantung audit tahap II BPK. KPK harus berhati-hati, agar tidak terjebak ketika hanya mengandalkan audit BPK tersebut," kata Miko.

Miko menambahkan, tanpa audit tahap II pun, KPK masih bisa melakukan pengembangan kasus dan pencarian bukti, sehingga bisa segera melimpahkan kasus Hambalang ke pengadilan. Meski begitu, dia juga melontarkan harapan agar BPK bisa secepatnya menyelesaikan audit tahap II tersebut.

"Kerja-kerja penegakan hukum, terutama pemberantasan korupsi, diharapkan bisa menjadi prioritas," tegasnya lagi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon