Rawat Orangtua, Alasan Bendum Demokrat Mundur

Senin, 12 Agustus 2013 | 13:55 WIB
NL
B
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: B1
Sekretaris Majelis Tinggi (MT) Partai Demokrat Jero Wacik (tengah) didampingi Ketua Harian PD Syarief Hassan (kedua kanan), Ketua Dewan Pembina PD EE Mangindaan (kedua kiri), Ketua Dewan Kehormatan Amir Syamsuddin (kiri), dan Satgas Caleg PD Suaedy Marassabesy (kanan) memaparkan Susunan Komite Konvensi Demokrat, di Jakarta, Minggu (11/8). SP/Joanito De Saojoao
Sekretaris Majelis Tinggi (MT) Partai Demokrat Jero Wacik (tengah) didampingi Ketua Harian PD Syarief Hassan (kedua kanan), Ketua Dewan Pembina PD EE Mangindaan (kedua kiri), Ketua Dewan Kehormatan Amir Syamsuddin (kiri), dan Satgas Caleg PD Suaedy Marassabesy (kanan) memaparkan Susunan Komite Konvensi Demokrat, di Jakarta, Minggu (11/8). SP/Joanito De Saojoao (Suara Pembaruan/SP/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsudin mengungkapkan alasan mundurnya Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat Handojo Slamet Mulyadi. Menurut Amir, Handojo mundur lantaran ingin merawat orangtua. Demikian, yang diketahui berdasarkan surat yang diajukan kepada pengurus Demokrat.

"Itu kan klarifikasi sudah diberikan oleh ketua harian, karena beliau ingin merawat ibunya jika tidak salah," kata Amir yang ditemui dalam acara halal-bihalal di kantor Kementerian Hukum dan Ham (Kemkumham) Jakarta, Senin (12/8).

Sebelumnya, Ketua Umum Harian Partai Demokrat, Syarif Hasan, mengatakan bahwa dirinya belum menerima surat pengunduran diri Handojo.

Namun, Syarif mengatakan bahwa Handojo tengah menderita sakit, demikian juga kesehatan beberapa anggota keluarganya sedang tidak baik.

Seperti diketahui, Handojo terpilih secara aklamasi pada 21 April 2013 lalu. Handojo terpilih menjadi bendum menggantikan bendum sementara Sartono Hutomo.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon