17 Agustus, Jokowi Resmikan Taman Waduk Pluit

Jumat, 16 Agustus 2013 | 18:39 WIB
LT
YD
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: YUD
Jokowi saat meninjau lokasi calon taman di sekitar waduk pluit
Jokowi saat meninjau lokasi calon taman di sekitar waduk pluit (Suara Pembaruan/D-14)

Jakarta - Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penataan Waduk Pluit membuahkan hasil yang menggembirakan. Sebuah taman di Waduk Pluit sudah dibangun, bahkan sudah bisa digunakan oleh warga di sekitar kawasan tersebut untuk saling berinteraksi.

Rencananya, besok, Sabtu (17/8), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan Taman Waduk Pluit, Jakarta Utara.

Taman tersebut berada di sisi barat Waduk Pluit. Berbagai pohon yang ditaman merupakan hasil sumbangan dari berbagai perusahaan swasta. Ada lebih dari 12 jenis pohon yang ditanam di sana, semuanya tanaman khas pesisir.

Aneka pohon seperti pohon anggur laut (Coccoloba uvifera), kalpataru/keben (Barringtonia asiatica), trembesi (Samanea saman), dan ficus daun kecil (Ficus lyrata). Ada pula pohon jati (Tectona grandis) yang berjejer dan tumbuh lebih dari tiga tahun dengan tinggi tak kurang dari lima meter.

Pohon-pohon itu ditanam berselang-seling dengan jarak ideal. Pohon itu ditanam di kanan-kiri jalan beton selebar 3,5 meter untuk jalan inspeksi. Selain pohon, untuk mempercantik, bangku taman juga sudah terpasang disekitar taman.

Bangku tersebut sama seperti yang terpasang di sepanjang Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin, yang merupakan sumbangan dari pengusaha asal Solo.

Koordinator Pelaksana Paska-Darurat Banjir Waduk Pluit Heryanto mengatakan peresmian Taman Waduk Pluit akan diresmikan usai pelaksanaan upacara kenegaraan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 68.

"Rencananya, usai memimpin upacara di Balai Kota, Gubernur akan langsung meluncur ke Taman Waduk Pluit untuk meresmikannya," kata Heryanto, Jumat (16/8).

Meski akan diresmikan, lanjutnya, bukan berarti pembangunan Taman Waduk Pluit sudah rampung, justru pembangunannya belum 100 persen. Tetapi karena sudah bisa digunakan oleh warga dan ratusan pohon sudah ditanam, maka pihaknya ingin segera meresmikan taman tersebut.

"Jadi meski sudah diresmikan, bukan berarti pembangunannya berhenti. Kami akan teruskan pembangunannya hingga selesai 100 persen," ujarnya.

Dia menceritakan penataan taman merupakan tahap awal dimulainya pembangunan di sekitar bantaran Waduk Pluit.

Di masa depan, selain taman, akan dibangun pula penyulingan air bersih, tempat pemancingan serta kawasan rekreasi. Semua pembangunan itu dilakukan untuk mengembalikan fungsi Waduk Pluit, selain sebagai wadah penampung air untuk mengatasi banjir, juga sebagai sarana penghijauan kota.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon