Jalan Layang Kampung Melayu-Tanah Abang Rampung Oktober

Rabu, 28 Agustus 2013 | 09:32 WIB
HS
FB
Penulis: Hotman Siregar | Editor: FMB
Pembangunan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang di Kawasan Kuningan, Jakarta.
Pembangunan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang di Kawasan Kuningan, Jakarta. (Antara)

Jakarta - Pengerjaan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang kini telah memasuki tahap akhir. Pekerjaaan penyambungan jalan layang yang berada di atas Jl. Sudirman telah selesai pekan lalu.

"Secara umum pengerjaan konstruksi jalan layang itu sudah selesai semua. Lihat saja di jalan Sudirman sudah nyambung. Sekarang tinggal finishing yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan ke depan," ujar Direktur Utama Istaka Karya Kasman Muhamad selaku kontraktor JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang kepada Beritasatu di Jakarta, Rabu (28/8).

Kasman menjelaskan, pengerjaan tahap akhir jalan layang juga harus lebih hati-hati. Pekerjaan itu seperti pembuatan dinding jalan sebelah kiri dan kanan harus mengukuti prosedur yang telah ditetapkan.

Prosedur itu, dinding kiri-kanan jembatan di atas Jl Sudirman harus dicor di lapangan. Artinya, tidak bisa menggunakan bahan sudah jadi atau precast.

"Makanya kita butuh waktu untuk melakukan pengecoran dinding-dinding itu. Kalau buru-buru nanti hasilnya jelek dan berbahaya bagi kenyamanan penggunana jalan di masa mendatang," katanya.

Kasman memahami keinginan masyarakat untuk bisa segera menggunakan jalan layang itu. Namun, pembangunan konstruksi apalagi di atas jalan protokol Sudirman tidak bisa dikebut karena waktu bekerja hanya beberapa jam saja atau dikerjakan saat malam hari.

"Kontruksi jembatan di atas Jl Sudirman itu berbeda dengan yang lainnya. Dalam pekerjaan konstruksi di sana harus mengikuti prosedur agar hasil pengerjaan sesuai dengan yang diharapkan," katanya.

Saat ini persiapan pembangunan konstruksi dinding jembatan sudah mulai dilakukan. Alat penyangga konstruksi yang diimpor dari Taiwan juga telah tiba di Jakarta pekan lalu.

Setelah penyangga dipasang, selanjutnya melakukan pengecoran. Setelah dicor, masih butuh waktu 28 hari proses pengeringan dan penyangga baru bisa dibuka serta diberikan aksesoris lainnya.

"Faktor kenyamanan menjadi sesuatu yang sangat penting dalam pembangunan jalan layang ini. Tidak boleh gegabah. Kalau hanya sekedar selesai ya konstruksi sudah selesai. Tapi,itu (konstruksi) saja kan tidak cukup," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon