Kecelakaan Kopaja, Jokowi: Manajemen Harus Dibenahi

Kamis, 5 September 2013 | 17:51 WIB
SD
B
Penulis: Suara Pembaruan D-14 | Editor: B1
Sebuah kopaja memasuki terminal Blok M, Rabu (21/8)
Sebuah kopaja memasuki terminal Blok M, Rabu (21/8) (Beritasatu.com/Amadea HS/Amadea HS)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa manajemen transportasi yang buruk adalah akar dari setiap kecelakaan. Hal itu dikatakan Jokowi menanggapi insiden kecelakaan yang menimpa dua Kopaja dan sebuah truk di Jembatan Gantung, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (5/9) dini hari.

"Sekali lagi kalau manajemen secara total tidak dibenahi, yang bolak-balik. Kalau tidak diperbaiki akan begitu terus. Karena tidak ada manajemen kontrol ke sopir dan kondisi busnya," kata Jokowi di Balai Kota, Kamis (5/9).

Guna menampung ratusan armada bus yang akan datang pada akhir tahun ini, Jokowi mengatakan sudah menyiapkan manajemen bayangan selagi proses pengambilalihan Perum PPD untuk dijadikan BUMD dilakukan. Manajemen tersebut nantinya akan menempel di perusahaan yang sudah ada seperti BLU TransJakarta atau di PPD itu sendiri.

"Manajemen bayangannya sudah ada, hanya mau menempel di TransJakarta atau di PPD tinggal keputusan akhirnya," kata Jokowi.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat hal yang paling efektif dilakukan adalah dengan menertibkan armada-armada yang tidak laik operasi itu. Pasalnya, manajemen yang ada saat ini tidak jelas karena adanya kepemilikan pribadi.

"Ya penertiban, sudah berapa kali menabrak pos polisi, anak SMP, halte. Ya itu kalau pemiliknya ribuan orang, bagaimana mau benar," katanya.

Seperti diketahui, dua buah bus Kopaja bernomor polisi B 7357 LE dan B 7762 DG mengalami kecelakaan dengan menabrak truk yang sedang berhenti B 9520 YN di Jembatan Gantung, Cengkareng, Jakarta Barat. Diduga Kopaja tersebut dijalankan secara ugal-ugalan oleh sang sopir. Sebanyak satu orang tewas dan dua orang mengalami luka-luka dakam insiden itu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon