Penderita Maag Bisa Tetap Aman Jalani Diet OCD
Senin, 9 September 2013 | 13:51 WIB
Jakarta – Dalam menjalankan Obsessive Corbuzier's Diet (OCD), Anda diharuskan untuk berpuasa.
Maksudnya adalah tidak ada asupan kalori apapun selama berpuasa. Namun Anda masih boleh minum air, teh atau apapun yang tidak mengandung kalori.
Beberapa waktu puasa yang diberikan, yaitu 16 jam, 18 jam dan 20 jam. Itu mengartikan waktu makan adalah 8 jam, 6 jam atau 4 jam (jendela makan). Bila menginginkan hasil yang lebih baik dan cepat, dalam satu minggu Anda harus mengambil 1 atau 2 hari untuk puasa 24 jam dengan dikombinasikan menggunakan pola jendela makan.
Lantas, bagaimana dengan penderita sakit maag yang juga ingin menjalani pola diet ini? Deddy menyarankan untuk memakai teori saat puasa Ramadan.
"Seperti iklan obat maag di televisi saat Ramadan, bukalah dengan obat maag cair. Saya juga menjalani hal itu selama empat hari pertama. Tapi setelah itu, maag saya langsung hilang," ujarnya.
Menurut Deddy, maag itu sebetulnya kebanyakan berasal dari pikiran. "Maag terjadi ketika asupan makan pertama dan asupan makan kedua terlalu lama atau cepat. Kenapa saya makan sehari hanya sekali? Waktu saya pakai pola jendela makan 6 jam, maag saya malah kambuh. Tapi setelah mencoba puasa 24 jam, maag saya malah hilang dan tidurnya juga jadi lebih cepat," akunya.
Deddy menyarankan agar pelaku diet ini tetap fokus dengan program yang sedang dijalani. Bila sudah terbiasa, tubuh dengan sendirinya juga akan beradaptasi. "If your mind agree, it will be okay. Penerapan gabungan antara jendela makan dan puasa 25 jam, sederhana," tulis Deddy dalam eBook-nya.
Namun bila Anda memiliki masalah kesehatan, Deddy juga berpesan agar berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai atau membuat perubahan dalam diet Anda atau latihan apapun yang akan Anda lakukan.
"Untuk wanita hamil dan yang memiliki penyakit tertentu misalnya jantung, sebaiknya dikonsultasikan lebih dahulu ke dokter. Diet ini juga tidak disarankan untuk anak-anak, karena mereka sedang dalam masa pertumbuhan. Tapi setelah usia 15 atau 17 tahun, siapapun boleh melakukannya," kata Deddy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




