Uji Coba Bandara Komodo, Pesawat Kepresidenan Mendarat Mulus

Kamis, 12 September 2013 | 13:47 WIB
Y
AB
Penulis: YOS | Editor: AB
IIustrasi ekor pesawat Boeing 737
IIustrasi ekor pesawat Boeing 737 (flickr.com)

Labuan Bajo - Pesawat Garuda Boeing 737 seri 800 NJ yang akan membawa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan rombongan untuk menghadiri puncak "Sail Komodo 2013" mendarat mulus di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Kamis (12/9). Uji coba pendaratan pesawat tersebut dilakukan setelah pekerjaan perpanjangan landas pacu, selesai dilakukan. Saat ini landas pacu bandara menjadi 2.100 meter dari sebelumnya hanya 1.800 meter.

Petugas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bandara Komodo, Apep, menyatakan Presiden dan Ibu Ani Yudhoyono akan tiba di Bandara Komodo, Sabtu (14/9), untuk menghadiri acara puncak Sail Komodo.

"Landing test pesawat Boeing 737 seri 800 NJ berhasil dilakukan sekitar jam 12.00 Wita. Pesawat itu terbang dari Surabaya langsung ke Labuan Bajo dengan membawa kru. Setelah mendarat mulus, pesawat itu berada di Bandara Komodo sekitar satu setengah jam. Setelah mengisi avtur pesawat akan kembali terbang menuju Jakarta," kata Apep melalui telepon genggamnya.

Menurut Apep, dengan berhasilnya landing test tersebut, maka selanjutnya akan ada penerbangan pesawat Boeing 737 dari dan ke Labuan Bajo.

Dia menyebutkan salah satu kendala yang dihadapi saat ini adalah belum tuntasnya pembangunan apron (tempat parkir pesawat, Red) yang baru, sehingga masih menggunakan apron lama.

"Kapasitas apron yang lama bila pesawat Boeing 737 ikut parkir, maka hanya bisa diisi oleh satu lagi pesawat reguler. Tetapi nanti kami akan atur jadwalnya dengan baik, sehingga jadwalnya tidak bertabrakan," kata Apep.

Kapal Perang
Sementara itu, puluhan kapal perang milik TNI Angkatan Laut dan kapal-kapal dari negara sahabat, seperti China, sudah terlihat di Labuan Bajo untuk mendukung "Sail Komodo".

Menurut Danlanal Maumere, Kolonel Laut Pelaut Andy Willy, sebanyak 25 KRI telah tiba di Labuan Bajo. Kapal perang tersebut, antara lain menjalani tugas protokoler, pengamanan, sailing pass, dan ada juga untuk mendukung pergeseran pasukan .

TNI AL, lanjutnya, segera melakukan geladi bersih di pelabuhan di kawasan Pantai Pede sampai di Pulau Komodo dalam rangka pengamanan presiden bersama rombongan yang akan ke Pulau Komodo. Untuk mengamankan kegiatan tersebut dikerahkan sekitar 1.000 anggota TNI yang didukung aparat Kepolisian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon