Ahok: Buruh "Outsourcing" BUMN Jangan Rugikan Masyarakat

Senin, 23 September 2013 | 16:19 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Ilustrasi Ahok dan pendemo
Ilustrasi Ahok dan pendemo (Istimewa/Istimewa)

Jakarta - Secara tegas Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengimbau serikat buruh outsourcing Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak melakukan ancaman yang merugikan masyarakat lain.

"Rencana buruh outsourcing BUMN mau matiin listrik se-Jakarta, memang sudah wilayah menteri tenaga kerja. Tapi saya sih pikir kalau pake ancaman itu sudah tidak benar juga," katanya di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (23/9).

Menurutnya, karena kepentingan buruh tidak tidak bisa terpenuhi, lalu melakukan tindakan yang mengorbankan rakyat lebih banyak. Kalau semua pemenuhan kepentingan melalui ancaman, maka akan muncul ancaman-ancaman baru yang dapat merugikan kepentingan lebih umum.

"Kepentingan Anda tidak bisa terpenuhi sedikit, jangan mengorbankan rakyat lebih banyak. Kalau semuanya pakai ancam mengancam. Ketika kepentingan kelompok atau golongannya nggak dapat, lalu mengancam yang lebih umum, saya kira itu namanya bukan hidup berbangsa dan bernegara. Semua itu ada solusinya," ujar pria yang akrab disapa Ahok ini.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengimbau untuk menyampaikan aspirasinya, para buruh jangan mengeluarkan ancaman yang dapat merugikan masyarakat yang lebih besar. Mereka bisa menyampaikan petisi dalam aksi berdemo.

"Saya imbau bukan begitu caranya. Anda bisa demo menyampaikan petisi, bukang mengancam. Lama-lama kalau itu nggak berhasil, Anda mengancam mau ngebom Jakarta lagi. Itu kan lucu," tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon