Tarik Minat Wisatawan, Banyuwangi Gelar Festival Batik
Senin, 23 September 2013 | 16:19 WIB
Jakarta - Perhelatan akbar Banyuwangi Batik Festival (BBF) bakal digelar pada 26-28 September 2013. Serangkaian kegiatan bertema batik, mulai dari pameran batik, parade fesyen, lomba cipta desain batik, hingga lomba mewarnai batik akan meramaikan ajang tersebut. BBF merupakan bagian dari rangkaian acara Banyuwangi Festival yang berlangsung September-Desember 2013.
"Festival batik adalah wahana untuk melestarikan warisan budaya sekaligus menumbuhkan geliat usaha. Bukan sekadar pajangan larik-larik kain, event ini adalah pesta yang menemalikan hubungan antara batik, fesyen, gaya hidup, sejarah nan kaya, kearifan lokal, dan gerak ekonomi. Melalui Banyuwangi Batik Festival, kami akan membawa para peminat batik, desainer, industri fesyen nasional, dan wisatawan untuk menyelami kekayaan batik di Bumi Blambangan," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam rilisnya kepada Beritasatu.com di Jakarta, Senin (22/9).
Menurut Anas, Batik khas Banyuwangi saat ini mencapai 22 motif, dan tergolong motif batik pesisiran yang banyak mengambil tema alam. Motif-motif tersebut antara lain Gajah Uling, Kangkung Setingkes, Paras Gempal, Alas Kobong, Kopi Pecah, Gedegan, Ukel, Moto Pitik, Sekar Jagad, Gringsing, Semanggian, Garuda, Cendrawasih, dan Latar Putih.
"Setiap motif mempunyai filosofi dan cerita tersendiri, sehingga menjadikan batik sebagai busana yang kaya dengan unsur sejarah dan filosofi," kata Anas.
Dalam Banyuwangi Batik Festival (BBF), akan ada lomba desain batik di mana para peserta beradu kreasi menciptakan karya pengembangan desain batik khas Banyuwangi. Selain itu, ada lomba mewarnai batik yang akan diikuti lebih dari 3.000 peserta.
Sebagai puncak acara, akan digelar parade fesyen yang merupakan lomba peragaan busana batik khas Banyuwangi pada 28 September pukul 19.00 WIB di Gedung Kesenian dan Budaya (Gesibu), Banyuwangi. Sedikitnya 100 peragawati akan berlenggak-lenggok di atas catwalk dengan mengenakan busana batik khas Banyuwangi.
Lebih lanjut Anas mengatakan, festival batik ini digelar sebagai stimulus untuk menggairahkan industri kreatif, khususnya industri fesyen, di daerah. Sejumlah desainer, industri fesyen, dan pemerhati batik nasional akan hadir pada BBF. Dengan demikian, diharapkan tercipta kemitraan antara perajin batik di tingkat lokal dan industri di tingkat nasional.
"Kami menghubungkan perajin batik lokal dengan industri fesyen nasional, sehingga event Banyuwangi Batik Festival ini akan menjadi penanda penting bagi masa depan industri batik di Banyuwangi," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




