Gandeng Lemsanneg, PAN Kritik KPU
Senin, 30 September 2013 | 20:16 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Umum PAN Dradjad H.Wibowo menyindir Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menggandeng Lembaga Sandi Negara (Lemsanneg) untuk mengurusi quick count Pilpres 2014.
Menurut Dradjad, dengan melibatkan Lemsanneg, maka bisa jadi nanti akan ada publikasi quick count Pilpres 2014 versi Lemsanneg.
"Aneh, tiba-tiba saja Lemsanneg masuk. Nanti ada quick count Presiden versi Lemsanneg dong," kata Dradjad di Jakarta, Senin (30/9).
"Saking quick-nya, bisa saja sebelum pencoblosan sudah ada hasilnya," sindirnya.
Diketahui bahwa KPU sudah merespons keberatan atas kerjasamanya dengan Lemsanneg itu. Dengan alasan KPU tak punya kapasitas terkait IT, maka menggandeng lembaga sandi negara adalah sebuah hal logis.
Menurut Dradjad, pernyataan KPU demikian sudah mengindikasikan bahwa tak seharusnya KPU langsung menandatangani MoU dengan Lemsanneg.
"Kalau KPU sendiri mengakui tidak punya kemampuan IT, lalu dari mana dia bisa tahu persis apa yang dikerjakan Lemsanneg? Bagaimana kalau sistem IT-nya 'diakali' oknum Lemsanneg atas order pihak tertentu?" Tandasnya.
Dia melanjutkan bahwa KPU bisa saja mengklaim bahwa masyarakat bisa melihat data KPU yang dipublikasikan Lemsanneg. Hanya saja, tak satupun pihak yang bisa memastikan bahwa data yang dipublikasikan belum pernah 'diutak-atik' oknum Lemsanneg.
"Yang bisa dilihat masyarakat itu kan outputnya. Jika ada oknum Lemsanneg yang 'mengutak-atik' sistem IT KPU untuk memenangkan calon atau partai tertentu, siapa yang bisa mendeteksinya? Ini sangat rawan kecurangan," tuntasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




