Ahok: Selain Topeng Monyet, DKI Tetap Urusi Masalah Anak Jalanan

Senin, 21 Oktober 2013 | 17:00 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Mimin, seekor monyet di Solo, menggunakan topeng yang dibuat dari kepala boneka. FOTO: JG Photo/Ali Lutfi
Mimin, seekor monyet di Solo, menggunakan topeng yang dibuat dari kepala boneka. FOTO: JG Photo/Ali Lutfi (JG Photo/Ali Lutfi)

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama, berjanji akan tetap memperhatikan masalah anak jalanan di Ibu Kota. Pernyataan itu disampaikan Basuki, yang juga akrab disapa Ahok, untuk menjawab kritik Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPI) yang mengatakan pemprov lebih memperhatikan monyet ketimbang anak jalanan.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan monyet seharusnya tidak boleh dijadikan sebagai alat untuk mendapatkan uang dan akan melarang atraksi topeng monyet di Tanah Air. Semua monyet tersebut akan dibeli oleh Pemprov DKI untuk dilepaskan di Taman Margasatwa Ragunan (TMR).

"Enggak kok, masalah anak-anak lebih penting dong dari pada topeng monyet. Kami tetap memperhatikan nasib anak-anak yang hidup di jalanan dibandingkan topeng monyet," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (21/10).

Hingga saat ini, lanjutnya, Pemprov DKI terus meningkatkan program-program pembinaan bagi anak-anak jalanan. Salah satunya membangun dan memaksimalkan rumah singgah bagi anak jalanan.

"Kami tegaskan lagi, anak-anak juga terus diperhatikan. Masalahnya kan, anak-anak jalanan itu datang terus menerus," tegas Ahok.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon