Pesawat Jatuh saat Padamkan Kebakaran Hutan, Pilot Tewas

Jumat, 25 Oktober 2013 | 05:59 WIB
YS
B
Penulis: Yuliantino Situmorang | Editor: B1
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar hutan di dekat gunung Victoria, Blue Mountains, Senin (21/10).
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar hutan di dekat gunung Victoria, Blue Mountains, Senin (21/10). (AFP/William West)

Sydney - Seorang pilot Australia tewas setelah pesawatnya jatuh di sebelah timur Australia saat tengah berupaya memadamkan api yang membakar hutan, Kamis (24/10).

Kebakaran hutan itu mengancam pinggiran Kota Sydney dalam beberapa hari terakhir ini.

Pesawat yang membawa bom air itu jatuh di daerah terpencil sekitar 100 kilometer selatan Sydney. Demikian disampaikan pihak berwenang di New South Wales, negara bagian Australia, tempat di mana terjadi kebakaran yang melanda puluhan ribu hektare lahan dan menghancurkan sekitar 200 rumah.

Tim penyelamat menemukan jenazah pilot berusia 43 tahun itu. Dia adalah satu-satunya orang yang ada di dalam pesawat. Pihak kepolisian setempat sudah memberitahukan keluarga sang pilot.

"Kami sadar ada keluarga yang menderita hari ini karena ayah mereka belum pulang," kata Shane Fitzsimmons, komisaris Pemadam Kebakaran Wilayah Pingiran New South Wales.

Hingga saat ini, lebih dari 60 titik kebakaran terus mengamuk di wilayah tersebut. Lebih dari 20 kebakaran melampaui batas kontrol. Demikian dikatakan jurubicara Pemadam Kebakaran Natalie Sanders, Kamis.

Pihak pemadam kebakaran telah mengeluarkan peringatan darurat agar warga meninggalkan rumahnya dan mencari tempat berlindung akibat kebakaran yang melanda Blue Mountains, daerah bagian barat Sydney, sangat besar.

Namun, ancaman itu menurun pada Rabu lalu, ketika lebih dari 1.500 petugas pemadam kebakaran berjuang selama berjam-jam untuk memadamkan api.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon