Dituduh "Dikendarai" Asing, Kontras: Silakan Tanya Keluarga Korban

Jumat, 8 November 2013 | 09:22 WIB
YS
B
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: B1
Haris Azhar, Koordinator Kontras.
Haris Azhar, Koordinator Kontras. (BeritaSatu TV/BeritaSatu TV)

Jakarta - Koordinator Eksekutif Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar, menegaskan bahwa dalam berbagai kasus kekerasan yang diangkat Kontras, sama sekali tidak ada campur tangan asing.

"Yang menuduh, silakan bicara dengan keluarga korban, apakah di Kontras ada agenda asing?" kata Haris, Jumat (8/11), memberikan komentar.

Dijelaskan Haris, seluruh kasus kekerasan yang ditangani dan diangkat oleh Kontras, merupakan kasus yang terjadi di Indonesia. Dalam arti mulai dari korban, keluarga korban, kejadian, dan lain-lainnya, ada di Indonesia.

"Kasus-kasus yang diangkat Kontras, korban-korbannya ada di sini (Indonesia). Silakan tanya mereka. Dalam kasus tersebut, ada aturan hukum yang harus diselesaikan," ucapnya.

Sebelumnya, Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) mengaku menyesalkan maraknya LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang tidak jelas kredibilitasnya dengan memberikan keterangan terkait proses perjalanan demokrasi di Indonesia.

Direktur Eksekutif NCID, Jajat Nurjaman menyebut, cara kerja LSM adalah selalu memunculkan isu-isu politik sesuai dengan kebutuhan asing. Dia pun mencontohkan antara lain keinginan aktivis Kontras untuk membawa Prabowo Subianto ke persidangan terkait kasus 1998, sebagai salah satu kemungkinan agenda pesanan dari pihak asing.

"Isu-isu pesanan seperti itu muncul karena keinginan pihak asing," kata Jajat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon