Pemanggilan Boediono Justru Dinilai untuk Redam Situasi Politik

Rabu, 4 Desember 2013 | 10:57 WIB
CP
B
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: B1
Sebuah stasiun televisi swasta menayangkan siaran langsung jumpa pers Wakil Presiden Boediono terkait pemeriksaan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Sabtu (23/11).
Sebuah stasiun televisi swasta menayangkan siaran langsung jumpa pers Wakil Presiden Boediono terkait pemeriksaan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Sabtu (23/11). (Antara/Fanny Octavianus)

Jakarta - Pemanggilan Boediono, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang kini menjabat Wakil Presiden (Wapres), akan segera diputuskan.

Tim Pengawas (Timwas) DPR untuk kasus dugaan korupsi dana talangan Bank Century menggelar rapat tertutup hari ini.

Anggota Timwas dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDI-P) Hendrawan Supratikno mengatakan pada Rabu (27/11) lalu delapan fraksi DPR tidak keberatan untuk memanggil Boediono.

"Kalau lihat pandangan fraksi kayaknya jadi (Boediono dipanggil). Rabu lalu hanya Fraksi Partai Demokrat (FPD) yang sedikit menanyakan urgensinya. Delapan fraksi lain enggak masalah," kata Hendrawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/12).

Dia menyatakan, tujuan utama pemanggilan Boediono ialah meredam spekulasi politik.

"Boediono dipanggil untuk politik nasional bukan untuk timbulkan kegaduhan. Kalau saya jadi penasihat Boeidono, pasti akan saya manfaatkan pemanggilan itu sebagai sesuatu yang positif untuk klarifikasi. Karena ini sangat mulia," tegasnya.

Dia berharap jika disetujui Timwas, pemanggilan Boediono dilakukan sebelum 2013 berakhir. "Pastinya kalau disepakati (Boediono dipanggil) sebelum reses (20 Desember 2013). Enggak mungkin kan saat malam tahun baru," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon