KPK Sosialisasikan Bahaya Korupsi Hingga ke Taman Kanak-kanak

Senin, 9 Desember 2013 | 17:46 WIB
RA
B
Penulis: Rizky Amelia | Editor: B1
Ketua KPK Abraham Samad memberikan materi pengarahan dalam
Ketua KPK Abraham Samad memberikan materi pengarahan dalam "The 2nd Indonesia Public Relations Award & Summit 2013" di Yogyakarta, Jumat (29/11). (Antara/Sigid Kurniawan)

Jakarta - Pencegahan korupsi harus dilakukan sejak usia dini. Hal ini dilakukan KPK dengan cara menerapkan metode edukasi pemberantasan korupsi di instansi pendidikan.

Ketua KPK Abraham Samad menyebut KPK sudah sampai tahap mengkampanyekan antikorupsi di tingkat pendidikan paling dasar, yaitu Taman Kanak-Kanak.

"KPK sudah membikin program pendidikan mulai pendidikan usia dini, kelompok bermain sampai perguruan tinggi," kata Abraham di Pekan Antikorupsi di Istora Senayan, Senin (9/12).

Abraham menjelaskan KPK sudah mempunyai nota kesepahaman dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyuntikan program pencegahan antikorupsi di instansi pendidikan.

"Tentang kurikulum antikorupsi. Begitu pula di sekolah TK. Itu ada dongeng antikorupsi," kata Abraham.

Menurut Abraham, dengan program pencegahan korupsi sejak usia dini, akan terbentuk tunas-tunas antikorupsi.

"Kita bisa membentuk anak ini yang kuat secara mental, secara nurani unntuk tidak melakukan prilaku menyimpang," kata Abraham.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon