Pramono Anung Enggan Komentar Soal Pemeriksaan Boediono

Kamis, 12 Desember 2013 | 14:10 WIB
NL
B
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: B1
Wakil Presiden Boediono mengadakan jumpa pers terkait pemeriksaan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, dalam kasus Bank Century Jakarta, Sabtu (23/11).
Wakil Presiden Boediono mengadakan jumpa pers terkait pemeriksaan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, dalam kasus Bank Century Jakarta, Sabtu (23/11). (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)

Jakarta - Pemanggilan Wakil Presiden (Wapres) Boediono oleh Tim Pengawas (Timwas) Century Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk dimintai keterangan menuai polemik. Sebab, ada penolakan dari kubu mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) tersebut.

Ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Pimpinan Timwas Century, Pramono Anung enggan memberi komentar ketika ditanya perihal pemanggilan Boediono.

"Nanti sajalah," jawab pria yang akrab dipanggil Mas Pram ini ketika ditanya pendapatnya terkait penolakan Boediono, Kamis (12/12).

Seperti diketahui, rapat internal Timwas DPR yang dihelat pada Rabu (4/12) memutuskan akan memanggil Boediono untuk diperiksa pada tanggal 18 Desember mendatang.

Menurut Pramono Anung, pemanggilan Boediono penting untuk mengklarifikasi pemeriksaan KPK terhadap Boediono beberapa waktu lalu.

Namun, Boediono menegaskan tidak akan memenuhi panggilan Timwas kasus Bank Century DPR karena berpotensi menganggu proses hukum yangkini tengah berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Pak Boediono tidak akan hadir memenuhi panggilan timwas masalah Century DPR RI," kata juru bicara Wapres, Yopie Hidayat, dalam pesan singkatnya, Rabu (4/12).

Yopie memaparkan Boediono beranggapan proses politik di DPR sudah selesai dengan keputusan menyerahkan masalah ini kepada penegak hukum.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon