Dewan Transportasi Jakarta Dukung Penutupan Pintu Tol Tegal Parang dan Kuningan

Sabtu, 14 Desember 2013 | 10:22 WIB
HS
B
Penulis: Hotman Siregar | Editor: B1
Kemacetan terjadi di antrian pintu Tol Semanggi 1 Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
Kemacetan terjadi di antrian pintu Tol Semanggi 1 Jalan Gatot Subroto, Jakarta. (Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mendukung upaya Jasa Marga dalam menuntup pintu keluar tol Tegal Parang dan Kuningan. Penutupan pintu tol saat jam-jam sibuk untuk memperlancar arus lalu lintas di jalan tol itu sendiri dan jalan reguler.

"Dua akses keluar tol itu memang sudah lama mau ditutup. Tapi baru ini dilaksanakan. Saya kira ini membantu mengurangi kemacetan di jalan tol dan jalan reguler," ujar Ketua DTKJ Azas Tigor Nainggolan kepada Beritasatu.com di Jakarta, Sabtu (14/12).

Menurut Azas Tigor, kemacetan di pintu tol keluar Semanggi dan Senayan akan terbagi pasca penutupan Kuningan dan Tegal Parang. Namun, di jalur reguler akan semakin lancar.

Azas tetap menyarankan Pemprov DKI untuk mengendalikan penggunaan kendaraan pribadi. Dia juga mendukung Jasa Marga menaikkan tarif tol dalam kota khusus untuk kendaraan pribadi hingga Rp 20.000 sekali masuk.

"Tarif tol untuk kendaraan pribadi harus dinaikkan hingga dua atau tiga kali lipat. Tapi untuk angkutan umum harus digratiskan," ucapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon