Peroleh Suara Terbanyak, Hidayat Belum Tentu Jadi Capres dari PKS

Minggu, 29 Desember 2013 | 15:08 WIB
RA
B
Penulis: Rizky Amelia | Editor: B1
Hidayat Nurwahid
Hidayat Nurwahid (Alex Suban/Suara Pembaruan)

Jakarta - Mendapatkan suara paling tinggi dalam Pemiliha Raya (Pemira) kandidat calon presiden PKS, tidak serta merta menjadikan Hidayat Nur Wahid sebagai calon presiden PKS dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

Sekretaris Jenderal PKS Taufik Ridho mengatakan, lima nama hasil Pemira akan dibawa ke Majelis Syuro partai.

"Hasil pemira ini akan kita bawa ke Majelis Syuro," katanya dalam konferensi pers di kantor PKS, Minggu (29/12).

Taufik menjelaskan, Majelis Syuro nantinya akan menentukan berapa banyak kandidat yang akan ikut dalam uji publik pada Januari mendatang.

"Nanti Majelis Syuro akan putuskan lima besar untuk uji publik, tiga besar uji publik, atau Majelis Syuro putuskan satu," katanya.

sebelumnya diberitakan bahwa hari ini, PKS mengumumkan lima orang kandidat calon presiden. Lima calon yang memperoleh dukungan terbesar dari kader PKS melalui mekanisme Pemilihan Raya (Pemira) di 33 Provinsi adalah M Hidayat Nur Wahid, M Anis Mata, Ahmad Heryawan,Tifatul Sembiring dan Nur Mahmudi Ismail.

Berdasarkan hasil Pemira, Hidayat mendapatkan suara 55.670, Anis 48.153, Aher 46.014, Tifatul 31.714 dan Nur Mahmudi 20.429.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon