Tiongkok Laporkan Korban Tewas Pertama H7N9 di 2014
Rabu, 8 Januari 2014 | 13:18 WIB
Beijing - Tiongkok melaporkan kematian pertama warganya akibat virus flu burung H7N9 di tengah menurunnya angka korban virus mematikan ini sejak tahun lalu.
Seorang pasien di selatan Provinsi Guandong meninggal dunia akibat penyakit ini pada Senin (6/1), otoritas kesehatan provinsi menyatakan informasi tersebut lewat situs resmi provinsi pada Selasa (7/1) waktu setempat.
Statistik resmi yang dikompilasi oleh Kementerian Kesehatan Tiongkok menunjukkan bahwa pada akhir Oktober tahun lalu telah ada 136 kasus virus H7N9 dan 45 kematian akibat wabah virus itu yang dimulai pada Februari 2013.
Kementerian Kesehatan Tiongkok secara terpisah mengumumkan tiga kasus lainnya dan satu kasus kematian pada bulan November, sementara pemerintah provinsi melaporkan sejumlah kasus tambahan.
Kasus kematian terakhir ini merupakan yang pertama terjadi Tiongkok sejak November silam.
Seorang warga Hong Kong yang terinfeksi virus H7N9 meninggal pada akhir bulan lalu. Itu merupakan kasus kematian pertama yang terjadi di Hong Kong.
Wabah H7N9 dimulai di Tiongkok pada Februari 2013 dan memicu kekhawatiran bahwa virus itu dapat bermutasi sehingga penularannya bisa lebih mudah dan berpotensi memicu pandemik.
Namun, angka kematian telah jauh menurun secara signifikan sejak akhir bulan Juni.
Selain Hong Kong, kasus penularan H7N9 juga dilaporkan terjadi di Taiwan.
Kasus kematian terakhir akibat H7N9 di Tiongkok terjadi setelah wanita berusia 73 tahun di pusat Tiongkok meninggal bulan lalu akibat jenis flu burung berbeda yaitu H10N8 yang disebut-sebut oleh ahli biologi bahwa jenis virus itu belum pernah terdeteksi pada manusia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




