Ahok Pahami Penolakan Tangerang Soal Sodetan Cisadane
Jumat, 24 Januari 2014 | 17:19 WIB
Jakarta - Penolakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, dipahami oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Menurutnya, selama Kali Cisadane belum dinormalisasi, maka pemerintah pusat tidak akan pernah mengantongi persetujuan dari kedua pemerintah daerah tersebut.
"Saya kira kalau melihat kondisi sekarang wajar ya mereka menentang. Karena Kali Cisadane kan harus di normalisasi. Dan itu wilayah Kementerian Pekerjaan Umum (PU)," kata Basuki di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (24/1).
Pemkab dan Pemkot Tangerang khawatir kalau Kali Cisadane tidak dinormalisasi, maka tidak dapat menampung aliran Kali Ciliwung. Akibatnya, air Kali Cisadane akan meluap membanjiri Kabupaten Tangerang.
"Ya bisa dipahamilah kalau Kali Cisadane belum di normalisasi, ya jangan buang ke situ. Kalau sodet ke Kali Cisadane, ya harus dinormalisasi dulu," ujarnya.
Menunggu hal itu, mantan Bupati Belitung Timur ini memilih membangun gorong-gorong dari Casablanca ke arah Kanal Banjir Timur (KBT). Termasuk mewujudkan pembangunan waduk Ciawi. Juga menambah waduk-waduk di sekitar wilayah Jakarta sebagai area tangkapan air hujan.
"Sehingga ketika Pintu Air Manggarai Siaga III, kami bisa lepas airnya. Ini akan dicoba sekarang. Kenapa siaga III dilepas, karena kebetulan tidak ada waduk baru, kebetulan posisi air laut dibawah sungai. Makanya ketika dibuka keluar semua," ujarnya.
Ketika air laut pasang, Pintu Air Manggarai harus dibuka. Kalau tidak dibuka dibutuhkan waduk sebagai area tampungan air. Untuk solusi sekarang, Pemprov DKI akan membangun dia waduk di Cakung dan Cilincing. Kira-kira luasnya antara 20 hingga 50 hektar. Lalu waduk lama akan terus diperbesar sehingga kapasitas daya tampungnya semakin besar.
Kemudian di Kali Tunjungan dekat tol, akan dibangun waduk seluas 90 hektar. Di Cengkareng, akan dibebaskan lahan untuk dibangun waduk seluas 120 hektar.
"Di Cengkareng, kita mau bangun waduk berbatasan dengan Tangerang seluas 120 hektar. Terus di PIK akan ada waduk seluas 30 hektar. Tidak berhenti disitu, Waduk Pluit dan Sunter akan diperbaiki. Kita yakin akan punya banyak waduk tahun ini," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




