Boikot Jumpa Pers, Manajer City Terancam Kembali Mendapat Sanksi

Selasa, 11 Maret 2014 | 13:28 WIB
MG
B
Penulis: ME Gunawan | Editor: B1
Manajer Manchester City, Manuel Pellegrini
Manajer Manchester City, Manuel Pellegrini (Istimewa)

Barcelona - Manajer Manchester City Manuel Pellegrini terancam kembali mendapat sanksi dari UEFA menyusul keputusannya yang menolak menghadiri sesi konferensi pers menjelang pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions menghadapi Barcelona di Camp Nou, Rabu (12/3).

Sesuai dengan aturan, sebelum dan sesudah pertandingan digelar, setiap manajer wajib menghadiri jumpa pers. Namun, sebagai aksi protes terkait skorsing (touchline ban) dua pertandingan atas komentarnya terkait wasit asal Swedia Jonas Eriksson, Pellegrini memutuskan tak mau menyodorkan batang hidungnya di depan para jurnalis.

Sebagai gantinya, Pellegrini akan mengirimkan asisten manajer Ruben Cousillas atau pelatih Brian Kidd. Konsekuensinya, Pellegrini terancam mendapat sanksi berupa denda. Musim lalu, Sir Alex Ferguson, saat itu masih menjadi manajer MU, diganjar denda sebesar € 10 ribu karena tak mau menghadiri konferensi pers setelah pertandingan leg kedua melawan Real Madrid di Old Trafford.

Dengan menerima touchline ban, artinya Pellegrini tidak diizinkan memasuki ruang ganti pemain, tunnel atau area teknik, sebelum dan selama pertandingan berlangsung. Pellegrini pun dilarang berkomunikasi langsung maupun tak langsung dengan para pemain dan stafnya selama laga digelar.

Karenanya, Pellegrini hanya mempunyai kesempatan memberikan arahan dan wejangan terkait strategi dan taktik City kepada Sergio Aguero dkk di hotel tempat tim menginap, Hotel Rey Juan Carlos.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon