Rampung Dua Bulan Lalu, Area Park and Ride Cililitan Terbengkalai

Senin, 17 Maret 2014 | 21:45 WIB
FS
FH
Penulis: Fana F Suparman | Editor: FER
Deretan puluhan bus Transjakarta baru terparkir ketika peluncuran di Halte Transjakarta Ancol, Jakarta, Rabu (22/1). Sebanyak 30 bus Transjakarta mulai dioperasikan untuk melayani rute PGC-Ancol dan Harmoni Lebak Bulus.
Deretan puluhan bus Transjakarta baru terparkir ketika peluncuran di Halte Transjakarta Ancol, Jakarta, Rabu (22/1). Sebanyak 30 bus Transjakarta mulai dioperasikan untuk melayani rute PGC-Ancol dan Harmoni Lebak Bulus. (Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta - Lahan park and ride yang ada di kawasan Terminal Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, terbengkalai. Padahal, gedung parkir yang berada bersebelahan dengan Pusat Grosir Cililitan (PGC) tersebut telah rampung dibangun dan siap digunakan.

Salah seorang petugas keamanan PGC bernama Helman (58) menuturkan, lahan park and ride itu sudah selesai dibangun dua bulan lalu. Namun, hingga saat ini belum ada pengelola di lahan tersebut. Keamanan kendaraan yang parkir di area itu pun tidak terjamin.

"Banyak yang parkir, tapi resiko ditanggung sendiri. Sebulan lalu saja, sudah ada dua sepeda motor yang hilang di sana," kata Helman, ditemui di lokasi Senin (17/3).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Dinas Perhubungan DKI, Reny Dwi Astuti mengatakan, areal parkir tersebut dibangun di atas lahan milik Dinas Perhubungan DKI dan dibangun oleh pihak PGC untuk park and ride. Meski pembangunan sudah selesai, hingga kini belum juga diresmikan. Reny menduga belum dioperasikannya lahan park and ride karena masih terdapat sejumlah kekurangan.

"Pihak PGC sebenarnya sudah mau mengoperasikan, tapi sepertinya masih ada yang kurang, misalnya soal pembangunan tamannya," kata Reny.

Reny mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan PGC untuk mengoperasikan park and ride tersebut.

Bangunan yang terbuat dari rangka baja berukuran sekitar 25X20 meter dan ketinggian sekitar 15 meter itu memiliki empat lantai. Bangunan itu dipenuhi oleh sepeda motor yang diketahui milik petugas Transjakarta. Namun, tidak ada satupun petugas yang terlihat. Dua buah loket parkir pun dibiarkan begitu saja.

Tak hanya dijadikan tempat parkir motor, lahan park and ride digunakan untuk bermain anak-anak, sementara area yang tersisa hingga ke sisi jalan digunakan angkutan umum untuk ngetem.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon