Konvoi Tanpa Helm, Belasan Simpatisan Golkar Ditilang

Selasa, 18 Maret 2014 | 19:49 WIB
FS
B
Penulis: Fana F Suparman | Editor: B1
Ribuan simpatisan partai menghadiri kampanye terbuka Partai Golkar di GOR Ciracas, Jakarta, Selasa (18/3).
Ribuan simpatisan partai menghadiri kampanye terbuka Partai Golkar di GOR Ciracas, Jakarta, Selasa (18/3). (Antara/M Agung Rajasa)

Jakarta - Belasan kendaraan simpatisan Partai Golkar yang berkonvoi untuk mengikuti kampanye terbuka di GOR Ciracas, Jakarta Timur ditindak petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Wilayah Jakarta Timur, Selasa (19/3).

Para simpatisan yang mengenakan atribut partai beringin itu berkonvoi dari arah Cijantung menuju lokasi kampanye. Di Jalan Raya Bogor, beberapa meter sebelum GOR Ciracas, puluhan kendaraan simpatisan itu dihentikan petugas yang sedang patroli di sekitar lokasi.

Sebanyak 19 pengendara mendapat surat bukti pelanggaran (tilang) karena mengendarai motor tanpa mengenakan helm dan membawa penumpang melebihi muatan.

"Begitu dilihat ada pengendara yang terindikasi melakukan pelanggaran, langsung kami hentikan, dan ditindak," kata Kasat Lantas Wilayah Jakarta Timur, AKBP Supoyo saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.

Selain 19 pengendara sepeda motor yang ditindak, pihaknya juga menindak sebuah kendaraan mobil bak terbuka yang membawa muatan berlebih.

"Kami minta penumpangnya untuk turun dan berjalan kaki," ungkapnya.

Supoyo menyatakan, tindakan tegas dilakukan karena para pengendara dianggap membahayakan dirinya sendiri dan pengendara lain. Dikatakan Supoyo, selama musim kampanye, pihaknya akan menerapkan tindakan tegas terhadap siapapun yang melanggar aturan lalu lintas.

"Tidak ada pandang bulu, meskipun sedang mengikuti kampanye. Dari partai manapun, kalau memang melanggar akan kami tindak," tegasnya.

Untuk itu, Supoyo mengimbau kader, simpatisan atau masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan kampanye menaati peraturan lalu lintas. Hal ini untuk mencegah agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan dirinya dan pengguna jalan lain.

"Saat kampanye terbuka otomatis pengguna jalan bertambah. Tentu perlu ditingkatkan kewaspadaan, juga tetap taat terhadap aturan. Supaya pesta demokrasi itu bisa terlaksana dengan baik," jelas Supoyo.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon