Usai Bunuh Karyawati Kafe, AM Mencoba Bunuh Diri

Kamis, 17 April 2014 | 06:31 WIB
FS
FH
Penulis: Fana F Suparman | Editor: FER
Ilustrasi pembunuhan.
Ilustrasi pembunuhan. (Freedigitalphotos/ Simon Howden)

Jakarta - Usai membunuh Murni (25) yang merupakan kekasihnya di rumahnya yang berada di RT 09/07, Kelurahan Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Rabu (16/4), AM (65) mencoba mengakhiri hidupnya dengan menyayat nadi dan leher menggunakan pisau. Beruntung, aksi nekat tersebut diketahui oleh Handi (20), anak angkat AM yang baru pulang usai bekerja di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.

"Jadi usai melakukan pembunuhan, pelaku mencoba melakukan aksi bunuh diri. Namun keburu diketahui anaknya," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Didi Sugiarto kepada wartawan, Rabu (16/4) malam.

Meski berhasil diselamatkan, akibat tindakan nekat tersebut korban harus dirawat intensif di RS Polri karena mengalami luka sayatan di nadi dan leher. Didi berharap AM dapat kembali pulih agar proses hukum kasus ini dapat dilanjutkan.

"Kami berharap pelaku dapat segera kembali sehat agar proses hukum terus berjalan," harapnya.

Hingga saat ini, kata Didi, pihaknya masih terus mengumpulkan keterangan terkait kasus pembunuhan tersebut. Pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi, yakni Handi, Ketua RT setempat dan kerabat pelaku. "Pemeriksaan masih berlangsung," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kramat Jati, Kompol Handini menyatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan motif pelaku melakukan pembunuhan tersebut. Pihaknya belum dapat meminta keterangan AM yang masih dirawat intensif.

"Motifnya belum tahu, kita masih nunggu keterangan tersangka, Saat ini tersangka masih dalam perawatan karena berusaha bunuh diri," katanya.

Handini mengatakan, berdasarkan keterangan dokter forensik di Rumah Sakit Polri, tewasnya korban disebabkan pukulan benda tumpul di kepala. Selain itu, di tubuh korban juga ditemukan luka tusukan.

"Luka tusuk sekujur tubuh korban dan ada luka pukulan benda tumpul kemungkinan dengan balok pada bagian kepala hingga remuk. Dokter bilang korban langsung tewas seketika akibat pukulan benda tumpul di kepala itu," katanya.

Dikatakan, selain memeriksa sejumlah saksi, pihaknya juga menyita barang bukti yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban, yakni balok dan pisau.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon