Beri Sambutan di Perayaan Paskah, Ahok Sindir Kinerja 3 Dinas
Kamis, 24 April 2014 | 19:53 WIB
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) didaulat memberikan sambutan dalam acara Paskah Pegawai Pemprov DKI Jakarta di Gedung UOB, Jakarta. Dalam sambutan tersebut, Basuki menyisipkan sindiran terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang buruk. Terlebih khusus menyindir kinerja Kepala Dinas PU DKI Manggas Rudi Siahaan.
Sebelum menyindir, Ahok menyangkutpautkan kinerja PNS DKI yang kalah dengan seorang pencipta lagu rohani legendaris Fanny J Crosby yang buta sejak lahir. Dia mengatakan, bila Fanny yang buta mampu membuat lagu-lagu yang memotivasi iman umat Kristen, tetapi PNS DKI yang matanya tidak buta belum memiliki kinerja yang membawa kebahagiaan bagi warga Jakarta.
"[Alasan] saya bercerita [tentang] Fanny Crosby, karena saya dan Pak Gubernur berharap sekali PNS DKI matanya tidak buta. Fanny yang buta saja bisa gubah lagu bahagia seperti itu, tetapi kita apa?" kata Ahok dalam acara perayaan Paskah Pegawai Pemprov DKI di Gedung UOB, Jakarta, Kamis (24/4).
Selanjutnya, dia menyindir Manggas yang tidak mampu menutup lubang besar di Jalan Suprapto. Harus menunggu ada korban jiwa dulu, baru lubang besar tersebut ditutup oleh Dinas PU.
"Tadi pagi saya BBM Pak Rudy dan tanya kenapa di Jalan Letjen Suprapto ada lubang besar dan anda tidak tutup. Sampai ada orang yang meninggal semalam, orang jatuh dari motor. Mau mati berapa orang lagi baru ditutup?" ujarnya.
Ditambahkannya lagi, yang semakin membuat heran mantan Bupati Belitung Timur ini, di jalan tersebut sudah terjadi tiga kali kecelakaan lalu lintas. Tetapi Dinas PU DKI seakan-akan tutup mata terhadap peristiwa tersebut.
"Di jalan itu sudah tiga kali kecelakaan, tetapi sampai sekarang Anda pun tidak tambal itu jalan," tegasnya.
Tak hanya kecewa terhadap kinerja Kadis PU, mantan anggota Komisi II DPR RI ini juga mengaku kecewa dengan kinerja Kepala Dinas Sosial Masrokhan. Menurutnya, Kadis Sosial kurang tanggap menangani warga yang telantar dan Penyandang Masalah Kesehatan Sosial (PMKS).
"Saya juga sudah bicara sama Dinsos kenapa mesti saya yang laporkan kepada Anda ada orang gila dan telantar baru diurus?" ungkapnya.
Juga Kadis Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah Jonathan Pasodung tak luput dari teguran Ahok. Dinas Perumahan dianggap tidak peduli terhadap nasib pensiunan di Jakarta yang hingga di usia senja pun tak memiliki rumah tinggal.
"Kenapa mesti saya yang laporkan ada orang tua pensiun yang terlunta-lunta padahal punya jasa buat negara ini. Tidak ada rumah, terlunta-lunta, bukan Anda yang temukan," ucap Ahok kesal.
Menurutnya, ketidakpedulian ketiga dinas ini sangat mengecewakan dirinya. "Ini semua bentuk ketidakpedulian kalian. Mengecewakan sekali," tegas Ahok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




