Presiden Ingatkan Tidak Ada Pemimpin Abadi
Jumat, 25 April 2014 | 13:24 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan kepada seluruh jajaran pimpinan daerah bahwa tidak ada pemimpin yang abadi di negeri ini.
Dia mengatakan, yang ada di negeri berpenduduk 250 juta jiwa adalah pemimpin yang setia melayani rakyat karena pemimpin sifatnya datang dan pergi, sama seperti pemerintahan juga yang terus berganti.
"Tetapi satu hal yang tetap dan pasti bahwa pemimpin dan pemerintahan yang dipimpinnya harus senantiasa melayani rakyatnya," kata presiden saat berpidato pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-18 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (25/4).
Pada kesempatan itu, presiden menyerahkan penghargaan Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha kepada tiga gubernur atas prestasinya di bidang pemerintahan. Tiga provinsi peraih penghargaan adalah Jawa Tengah, Provinsi Sulawesi Selatan, dan Provinsi Jawa Timur. Penghargaan serupa juga diberikan kepada Kabupaten Pacitan, Jombang, dan Sleman. Sedangkan untuk kategori kota diraih Kota Cimahi, Yogyakarta, Depok, dan Tangerang.
Presiden mengungkapkan, pemimpin harus gigih bekerja keras dan menghadirkan terobosan-terobosan baru yang prorakyat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Apa yang saya maksudkan dengan melayani dan meningkatkan kesejahteraan rakyat adalah melayani tidak berarti harus datang dari rumah ke rumah untuk melayani kebutuhan orang per orang. Meningkatkan kesejahteraan rakyat tidak berarti harus jalan ke sana ke sini dan memberikan uang secara langsung kepada rumah tangga-rumah tangga. Bukan, bukan seperti itu," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




