SBY: Penetapan 1 Mei sebagai Hari Libur, Penghormatan kepada Buruh
Kamis, 1 Mei 2014 | 09:04 WIB
Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, penetapan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei menjadi hari libur nasional merupakan wujud penghormatan pemerintah kepada para buruh.
Melalui akun Twitter SBYudhoyono, yang diunggah pada Kamis (1/5), presiden bersyukur sejak Indonesia merdeka, pada 17 Agustus 1945, mulai tahun ini, tanggal 1 Mei 2014 menjadi hari libur nasional.
"Alhamdulillah, sejak Indonesia Merdeka, kini 1 Mei menjadi hari libur nasional. Ini sebagai penghormatan kita kepada para pekerja," kata SBY.
Dia mengatakan, pemerintah terus mengembangkan kebijakan proburuh dan proindustri, termasuk bantuan perumahan, bus, rumah sakit untuk buruh.
"Jika ada perselisihan, selesaikanlah secara damai. Cari solusi yang adil. Jangan dengan kekerasan. Kekerasan tidak selesaikan masalah," kata dia.
Selain itu, kata SBY, hubungan antara federasi dan serikat pekerja dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) juga harus makin baik dan dekat, sehingga semua akan merasa sebagai pemenang.
Di sisi lain, Presiden SBY mengatakan bahwa ekonomi dan dunia usaha harus terus tumbuh. Oleh sebab itu, buruh harus makin produktif, sehingga perusahaan bisa terus meningkatkan upah buruhnya.
"Kita ingin upah dan kesejahteraan pekerja makin baik di masa depan. Hidup mereka harus layak. Era upah buruh murah sudah selesai," kata SBY.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




