Jababeka Bangun Kota Mandiri 2700 Hektar di Kendal
Senin, 5 Mei 2014 | 20:35 WIB
Jakarta - Melalui salah satu anak usahanya, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), perusahaan pengembang PT Jababeka Tbk, merilis rencana pembangunan kawasan kota mandiri terpadu seluas 2.700 hektar di kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Dalam pengembangan proyek tersebut, Jabebeka menggandeng perusahaan asal Singapura, SembCorp Development Indonesia Ltd.
CEO dan Founder Jababeka, SD Darmono mengatakan, kabupaten Kendal mempunyai letak strategis untuk pengembangan bisnis, dan dijadikan sebagai kota mandiri yang terintegrasi, seperti halnya Kota Jababeka di Cikarang, Jawa Barat.
"Kami mengajak perusahaan Singapura, SembCorp, untuk membangun lahan yang cukup luas ini sebagai kota mandiri," kata Dharmono di acara diskusi "Pembangunan Kawasan Industri Kendal," di menara Batavia, Jakarta, Senin (5/5).
Dharmono mengatakan, pengembangan Kendal sebagai kota mandiri, seperti halnya Jababeka, merupakan bagian dari rencana perusahaan yang mencanangkan visi dan misi baru yaitu menciptakan 100 kota mandiri di setiap provinsi di Indonesia. "Potensi bisnis Kendal akan semakin meningkat dengnan keberadaan KIK di masa depan," ujarnya.
Sementara itu, Corporate Secretary PT Kawasan Industri Jababeka Tbk, Muljadi Suganda mengatakan, keseluruhan total lahan yang dikembangkan untuk kawasan kota mandiri, termasuk kawasan industri mencapai 2.700 hektare. Untuk tahap pertama, pihaknya akan mengembangkan seluas 800 hektar dan rencana akan dikembangkan selama 6 tahun kedepan.
Pengembangan industri ini nanti ditangani oleh PT Kawasan Industri Kendal (KIK) yang merupakan kerjasama dari KIJA dengan porsi 51% dan SembCorp Development 49%. Dari perusahaan sendiri, kata Muljadi, sudah menyiapkan dana mencapai Rp500 miliar untuk melakukan akuisisi lahan di Kendal pada tahun ini dan sampai sekarang lahan sudah mencapai 50% lebih yang sudah di akuisisi.
"Investasi masih kita hitung semuanya, karena memang akuisisi lahan juga belum selesai, tetapi pada tahap pertama ini, lahannya sudah 50% lebih dari total pengembangan seluas 800 hektare," kata dia.
"Nantinya, selain ada kawasan industri juga disiapkan kawasan residensial, dan komersial, sama seperti di Jababeka," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




