Tiba di Jakarta, Presiden Bakal Panggil Suryadharma Ali

Sabtu, 24 Mei 2014 | 14:40 WIB
ES
B
Penulis: Ezra Sihite | Editor: B1
Petugas KPK-Polri menggeledah kantor Kementerian Agama terkait kasus dugaan korupsi dana haji di Jakarta, Kamis (22/5). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait penyelenggaraan haji di Kementerian Agama tahun anggaran 2012-2013 tersebut.
Petugas KPK-Polri menggeledah kantor Kementerian Agama terkait kasus dugaan korupsi dana haji di Jakarta, Kamis (22/5). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait penyelenggaraan haji di Kementerian Agama tahun anggaran 2012-2013 tersebut. (Antara/Yudhi Mahatma)

Jakarta - Tiba hari ini di Jakarta dari Manila Filipina, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum memastikan nasib Menteri Agama (menag) Suryadharma Ali di kabinetnya. Namun SDA rencananya akan dipanggil pada Senin (26/5).

"Dalam waktu dekat (dipanggil), mungkin Senin," kata Juru Bicara Presiden SBY Julian Aldrin Pasha di kawasan bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (24/5).

Pekan ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan DSDA sebagai tersangka dalam kasus penyelenggaraan haji.

"Sebagaimana diketahui bahwa sikap presiden SBY terhadap pejabat dari jajaran pemerintahan dan kalangan politik, dijelaskan hukum dan keadilan harus ditegakkan, tanpa terkecuali siapa pun. Semua sama," ujar Julian.

Sebelumnya Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menjadi tersangka korupsi langsung mengajukan mundur. Sikap tersebut dihargai SBY. Namun hingga saat ini belum ada gelagat senada yang ditunjukkan SDA.

Namun presiden kata Julian pasti mempertimbangkan dua hal menyikapi kasus ini yaitu penegakan hukum dan kepercayaan dari masyarakat.

"Menteri memang adalah political point yang kewenangan penuh diangkat oleh presiden. Nanti semua akan dipertimbangan oleh pak presiden," ujar Julian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon