Solidaritas untuk Palestina, Ratusan Orang Sambangi Mahkamah Internasional

Rabu, 16 Juli 2014 | 15:20 WIB
SA
FB
Penulis: Shesar Andriawan | Editor: FMB
Persatuan masyarakat Belanda melakukan aksi solidaritas terhadap Palestina yang dilaksanakan pada hari Sabtu  (12/7) lalu di Den Haag
Persatuan masyarakat Belanda melakukan aksi solidaritas terhadap Palestina yang dilaksanakan pada hari Sabtu (12/7) lalu di Den Haag (Ist)

Den Haag - Seiring dengan agresi Israel atas Jalur Gaza, Palestina pada bulan ini, dunia internasional pun ramai mengecam agresi yang dipandang tidak berperikemanusiaan tersebut. Aksi solidaritas terhadap Gaza, Palestina disuarakan lewat ‘social movement’ (gerakan sosial) di berbagai tempat, termasuk di Den Haag, Belanda.

Para peserta berharap dukungan untuk Palestina ini dapat membuka mata dunia internasional untuk turut aktif dalam meredakan gejolak di Timur Tengah tersebut.

Dilaporkan mahasiswa Indonesia di Belanda, M. Hudzaifah A.A., aksi solidaritas terhadap Palestina yang dilaksanakan pada hari Sabtu (12/7) lalu di Den Haag diikuti oleh ribuan partisipan dari berbagai etnis dan kewarganegaraan. Aksi demonstrasi ini dimulai dengan orasi tuntutan pembebasan Palestina di balai kota. Kemudian dilanjutkan dengan aksi long-march menuju gedung Peace Palace yang merupakan gedung Mahkamah Internasional sekaligus sebagai simbol perdamaian dunia.

Menurut Boulidam, koordinator aksi demonstrasi, alasan dipilihnya Den Haag sebagai tempat demonstrasi mengecam kebrutalan tentara Israel adalah peran kota Den Haag sebagai pusat pemerintahan sekaligus tempat gedung Mahkamah Internasional berdiri.

"Kita bisa berbuat lebih banyak di Belanda, terutama ketika datang untuk mengecam pelanggaran perjanjian hak asasi manusia" ujarnya.

Lebih lanjut, ia berujar bahwa pemerintah Belanda seharusnya malu karena menganggap seolah-olah pembantaian rakyat sipil oleh tentara Israel itu tidak pernah terjadi.

Setelah orasi di Balai Kota Den Haag, acara pun dilanjutkan dengan long-march menuju gedung Peace Palace kemudian kembali ke Balai Kota. Aksi long-march ini selain bertujuan untuk membuka mata warga Belanda, khususnya Den Haag terkait dengan apa yang sesungguhnya terjadi di Palestina, juga bertujuan untuk menggalang dana kemanusiaan untuk membantu para korban serangan Israel.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon