Ini Alasan Bawaslu Anulir Perolehan Suara Jokowi-JK di Dua Distrik di Papua
Rabu, 13 Agustus 2014 | 19:32 WIBJakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait dua distrik di Kabupaten Dogiyai Papua yang tidak melakukan pemungutan suara. Bawaslu menganulir perolehan suara di dua distrik tersebut, yakni Mapia Barat dan Mapia Tengah, sehingga suaranya nol.
Menurut Bawaslu, di lapangan tidak diselenggarakan pemungutan suara termasuk noken, ikat atau sistem pemilu lainnya. "Di sua distrik ini tidak ada pemungutan. Tetapi, ketika rekapitulasi dilakukan di kabupaten kota, tiba-tiba muncul angka 6.000-an untuk Mapia Barat dan 10.000-an untuk Mapia Tengah," ujar Komisioner Bawaslu Nasrullah saat memberikan keterangan dalam sidang lanjutan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (13/8).
Nasrullah mengatakan, semua suara di dua distrik tersebut diperuntukkan untuk pasangan nomor urut 2, Jokowi-JK. Sementara, pasangan nomor urut 1, Prabowo-Hatta tidak mendapatkan suara sama sekali. Lantaran hal tersebut, lanjut Nasrullah, panwas pemilu merekomendasikan kepada KPU Dogiyai agar melakukan pemungutan suara ulang. "Tetapi, karena pertimbangan waktu dan sebagainya, hal ini tidak bisa dilakukan,"tutur Nasrullah.
Persoalan ini kemudian dibawa ke tingkat provinsi. Namun, tetap saja persoalan dua distrik ini tidak dapat diselesaikan. Akhirnya, dibawa ke rekapitulasi tingkat nasional.
"Bawaslu mengusulkan bahwa sebaiknya daerah yang memang tidak melakukan pemungutan, suaranya di-nol-kan atau dianulir perolehan suaranya karena tidak bisa dipertanggungjawabkan,"kata Nasrullah.
Usulan dan rekomendasi Bawaslu diterima oleh pihak KPU dan Jokowi-JK. Pada waktu itu, pihak Prabowo-Hatta sudah melakukan walkout dari ruang KPU.
"Kami Bawaslu tetap obyektif dalam memberikan penilaian hingga mengusulkan kedua distrik ini di-nol-kan suaranya. Tidak ada masalah dari saksi yang hadir sehingga masalah Mapia Barat dan Mapia Tengah dapat diselesaikan," tandas Nasrullah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




