Jokowi Optimistis Indonesia Bisa Meraih Kedaulatan Pangan
Minggu, 31 Agustus 2014 | 23:24 WIBSurabaya - Presiden terpilih Joko Widodo optimistis bisa meraih kedaulatan pangan, energi serta infrastruktur jika pembangunan dibarengi dengan persiapan ekonomi yang baik dan benar.
"Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Nahdlatul Ulama ini basisnya ada di pertanian. Masalahnya, negara luas, air banyak, beras impor, gula, jagung, buah, kedelai, garam, cabai, bawang putih impor. Kok bisa impor semua. Mesti ada kesalahan manajemen," katanya saat memberikan sambutan pada kegiatan Muktamar PKB di Empire Palace Surabaya, Minggu (31/8).
Ia mengatakan, untuk kabinet yang memegang kementerian ini adalah menteri yang mempunyai pengetahuan lapangan kuat bukan yang teoritis karena hal ini adalah masalah di lapangan.
"Kalau mampu menyiapkan air, pupuk dan benih tepat sasaran petani, swasembada beras bukan persoalan besar. Ini persoalan mudah. Tapi memang soal penguasaan," katanya.
Ia menyebutkan, untuk lahan satu hektar tanaman padi di Indonesia hanya bisa memanen sekitar empat sampai lima ton, tetapi di negara lain bisa panen sampai dengan 12 ton.
"Kalau varietasnya tepat, maka hasil panennya bisa mencapai 8 ton dan hal itu bisa untuk swasembada pangan. Ada kok benihnya untuk itu," katanya.
Dirinya menyebutkan, kalau daerah tersebut merupakan wilayah tadah hujan. Maka sebaiknya dibuatkan bendungan, supaya panennya bisa dilakukan berkali-kali karena kalau mencetak sawah baru lagi, biayanya sangat mahal.
"Kami ingin bangun sawah 1 juta hektare, akan lebih banyak sekali. Target swasembada pangan 2-3 tahun harus bisa selesaikan," katanya optimistis.
Untuk menteri yang dipilih, kata dia, jangan hanya mau memberikan konsep, tetapi harus mau turun ke lapangan dan bekerja secara nyata karena yang dibutuhkan saat ini adalah eksekusi di lapangan.
"Kami yakin, segala target dan capaian yang diinginkan bisa dilakukan dengan mudah kalau mau melakukannya dengan baik dan jujur," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




