Gelar "Rights Issue", BW Plantation Berpotensi Raih Rp 11,1 Triliun
Rabu, 24 September 2014 | 15:01 WIBJakarta – PT BW Plantation Tbk (BWPT) bakal meraih dana hingga sebesar Rp 11,1 triliun dari aksi Penawaran Umum Terbatas (PUT I) dalam rangka Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan bakal menerbitkan 27,02 miliar saham atau sebesar 85,71 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.
Manajemen BW Plantation mengungkapkan, nantinya setiap satu pemegang saham lama berhak atas enam saham rights issue. Harga pelaksanaan untuk aksi korporasi tersebut adalah sebesar Rp 390 – Rp 411 per unit saham.
"Perseroan akan menggunakan dana sebesar RP 10,5 triliun untuk pendanaan akuisisi Grup Green Eagle, dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan," jelas manajemen dalam prospektusnya, Rabu (24/9).
Manajemen melanjutkan, pada 22 September, BWPT telah menandatangani Condition Sale and Purchase Agreement (CSPA) dengan Green Eagle Palm Limited, perusahaan afiliasi PT Rajawali Corpora, untuk mengakuisisi 100 persen saham di Green Eagle Holdings Pte. Ltd.
Kemudian, pada 11 Agustus anak usaha Green Eagle Holdings Pte Ltd, yaitu Papua Sawita Raya mengakuisisi 99,9 persen modal saham di 9 perusahaan perkebunan kelapa sawit. Pada posisi Juni, perusahaan yang diakuisisi
Rights issue BW Plantation ini bakal efektif setelah disepakati oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang bakal berlangsung pada 10 November tahun ini. Apabila disetujui, maka rights issue bakal dieksekusi pada 24 sampai 28 November 2014.
Perdagangan terakhir saham dengan rights issue (cum-right) di pasar reguler dan negosiasi akan berlangsung pada 17 November dan di pasar tunai 20 November. Kemudian, jadwal perdagangan non preemptive rights issue (ex-right) di pasar reguler serta negosiasi dilakukan 18 November dan di pasar tunai yakni 21 November.
Selanjutnya, pencatatan pemegang saham yang berhak memperoleh saham rights issue akan berlangsung pada 20 November dan distribusi saham bakal dilaksanakan pada 21 November 2014.
Penyerahan saham yang berasal dari aksi rights issue akan dilangsungkan 26 November sampai 2 Desember. Pembayaran pesanan efek tambahan di 2 Desember dan penjatahan pada 3 Desember. Terakhir, pengembalian kelebihan uang pesanan yang tak terpenuhi dilakukan 5 Desember.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




