Masih Konkret Wujudkan Trisakti, Ahok Harus Dibela
Rabu, 24 September 2014 | 17:08 WIB
Jakarta - Munculnya desakan dan demo berbagai pihak termasuk Front Pembela Islam (FPI) yang mengadakan long march, hari ini (24/9), di Jakarta, untuk meminta Wakil Gubernur Basuki Tjahaja 'Ahok' Purnama mundur sebaiknya dimaknai sebagai dinamika demokrasi. Ditegaskan Ahok bisa tetap bertahan selama tetap berkomitmen untuk mewujudkan Trisakti dalam pengelolaan pemerintahan.
"Demo-demo ini kan dinamika demokrasi dan persoalan bahasa komunikasi politik saja, yang dibumbui kekecewaan elite parpol yang tidak senang Ahok yang lebih dukung pilkada langsung dan mengincar jabatan gubernur via pemilihan DPRD," ujar Direktur Eksekutif Pusaka Trisakti, Fahmi Habsyi, di Jakarta, Rabu (24/9).
Menurut Fahmi, FPI mungkin lupa bahwa beberapa langkah Ahok juga sejalan dengan agenda FPI soal pemberantasan maksiat. Misalnya penutupan Diskotek Stadium beberapa waktu lalu.
"Bertahun-tahun FPI demo minta Kepolisian tutup Stadium, tapi akhirnya eksekusi di tangan Pemprov DKI. Hal yang tidak mungkin dituruti di era Foke, walau dirinya dianggap dekat kelompok Islam," ujar Fahmi.
Fahmi menegaskan, Ahok selama ini tetap dalam koridor mewujudkan trisakti kebijakan prorakyat, menjaga keharmonisan antarumat beragama, pemerintahan akuntabel, dan tidak ingin memperkaya diri dengan menyalahgunakan jabatan. Karenanya, atas nama Konstitusi dan keadilan, publik harus membelanya.
"Bung Ahok mungkin perlu memperbaiki gaya komunikasinya ala Dale Carnaige. Niat baik jika salah menyampaikan disikapi berbeda. Politik kan itu persepsi. Banyak hal sama yang dipikirkan Ahok tentang merapikan Jakarta dengan yang dipikirkan FPI," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




