SBY: Sejak 2004, Saya Sudah "Blusukan" ke Tempat Kumuh

Jumat, 3 Oktober 2014 | 16:12 WIB
NL
B
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: B1
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Antara/Andika Wahyu)

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, budaya blusukan telah dilakoninya sejak 2004, jauh sebelum dilakukan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, kata SBY, blusukan dilakukannya ke tempat-tempat kumuh yang tidak hanya di Jakarta, tetapi ke seluruh wilayah Indonesia.

"Saya blusukan ke seluruh wilayah Indonesia. Sebelum Jokowi blusukan, saya sudah blusukan sejak 2004. Saya senang blusukan, tapi pasti ke tempat-tempat kumuh," kata SBY saat berpidato pada peringatan Hari Habitat Dunia 2014 di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (3/10).

SBY dengan bangga mengungkapkan, apa yang dilakukannya selama 10 tahun memimpin Indonesia, tidak hanya sekadar blusukan semata, tetapi telah menghasilkan berbagai kebijakan dan program prorakyat, seperti program pengentasan rakyat dari kemiskinan dan perbaikan lingkungan.

Pemerintahan yang dipimpinnya selama dua periode, yaitu 2004-2009 dan 2009-2014 secara sistemis, berkelanjutan, dan bertahap berhasil mengubah permukiman kumuh menjadi tempat bermukim yang lebih sehat dan baik.

"Pemerintah telah memiliki program-program prorakyat untuk mengentaskan kemiskinan, termasuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan lingkungan yang lebih baik. Ada pula Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon