Ketua Fraksi PPP Ingin Partainya Kembali Bersatu

Jumat, 31 Oktober 2014 | 14:55 WIB
H
B
Penulis: Hiz | Editor: B1
Anggota DPR memperhatikan kerusakan yang terjadi akibat protes anggota fraksi PPP DPR dengan menggulingkan meja saat Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10).
Anggota DPR memperhatikan kerusakan yang terjadi akibat protes anggota fraksi PPP DPR dengan menggulingkan meja saat Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10). (Antara/Ismar Patrizki)

Jakarta - Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Suryadharma Ali, Epyardi Asda, menginginkan partai berlambang Kabah ini kembali menyatukan dirinya.

Sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi PPP, dia mengaku mendapatkan ancaman pergantian antar-waktu (PAW) sebab mengikuti Muktamar di Hotel Grand Sahid, Jakarta, serta mencalonkan diri menjadi ketua umum.

"Saya tiap menit diancam PAW (pergantian antar waktu) melalui SMS. Saya diam saja. Saya ingin menjadi perekat. Saya tidak ingin menjadi palu untuk memecahkan yang sudah berantakan ini," katanya di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (31/10).

Kendati mencalonkan diri, dia mengaku tidak masalah jika tidak menjadi pengurus partai asal kedua kubu yang berseteru dapat rujuk kembali.

"Saya tidak masuk kepengurusan PPP pun tidak apa-apa yang penting partai bersatu," ujarnya.

Dia sendiri sebenarnya telah mengajak kubu Romahurmuziy untuk menghadiri Muktamar. Di muktamar inilah, kata Epyardi, semua pihak bisa berargumentasi dan membuktikan dukungan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon