PWI Kepri Gelar Sekolah Jurnalisme Angkatan Pertama

Senin, 10 November 2014 | 00:25 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi wartawan.
Ilustrasi wartawan. (Antara)

Batam - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) tahap dasar angkatan pertama di Batam, 9 - 15 November 2014.

"SJI ini diikuti sebanyak 25 wartawan media cetak, elektronik, dan online di Provinsi Kepri. Ada yang dari Batam, Tanjungpinang, dan Karimun," kata Ketua PWI Cabang Kepri, Ramon Damora, dalam acara pembukaan kegiatan tersebut, Minggu (9/11).

Menurut Ramon Damora, penyelenggaraan SJI tersebut merupakan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri untuk melahirkan wartawan yang menjadi motor atau penggerak dalam memperjuangkan kemerdekaan pers yang bermartabat.

Ia mengatakan, keberadaan wartawan di Provinsi Kepri belum mendapat sentuhan tentang ilmu jurnalistik untuk mendukung profesi sebagai jurnalis dan tentunya untuk dilandasi standar kompetensi seorang jurnalis.

"SJI di Kepri hadir untuk memberikan pendekatan jurnalistik secara ilmiah kepada para wartawan, mungkin selama ini belum pernah mendapat sentuhan ilmu jurnalistik yang sesungguhnya," tuturnya.

Peserta SJI, menurut dia, dibatasi sebanyak 25 orang karena terkait dengan masalah pembiayaan dan efektivitas kegiatan pembelajaran yang disampaikan para pemateri.

Materi disampaikan meliputi pengetahuan dasar tentang jurnalisme, antara lain tentang filosofi dasar profesi jurnalisme, teknik wawancara, dasar-dasar manajemen pers, prinsip-prinsip praktis jurnalis profesional, hukum pers, dan lainnya.

"Para pemateri dalam SJI ini merupakan instruktur yang telah ditunjuk dan memiliki sertifikasi dari PWI Pusat," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen PWI Hendry Ch Bangun, mengatakan, Provinsi Kepri merupakan provinsi ke-12 yang menyelenggarakan SJI yang dimulai di Palembang, Sumatera Selatan pada 2010.

Ia mengatakan, SJI bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan pada para wartawan sesuai dengan filosofi jurnalisme profesional.

"SJI memiliki tujuan yang sangat filosofis dan mendasar, para peserta diharapkan mengetahui bagaimana melaksanakan profesi, mulai dari mencari hingga membuat berita," ujarnya.

Menurut dia, latar belakang diadakannya SJI, berawal dari keprihatian PWI terhadap keberadaan wartawan di Indonesia.

"Sedikit sekali pendidikan wartawan sesuai dengan profesinya, artinya sebetulnya kita tidak siap secara mendasar untuk menjadi wartawan, karena sejak awal tidak mengetahui apa itu jurnalisme dan apa pula kode etik wartawan itu," tuturnya.

SJI, kata dia, merupakan jalan pintas untuk memberikan pengetahuan pada para wartawan sehingga memiliki kompetensi dalam melaksanakan tugas jurnalistik yang independen, objektif, bertanggung jawab sertai memenuhi kode etik profesi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon