Kasal Akui Penenggelaman Kapal Asing Pencuri Efektif

Selasa, 18 November 2014 | 15:27 WIB
ES
B
Penulis: Ezra Sihite | Editor: B1
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Marsetio
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Marsetio (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Marsetio menilai penenggelaman kapal asing bodong yang tidak memiliki dokumen resmi dan masuk perairan Indonesia bisa menekan pencurian ikan dan sumber daya laut. Hal itu kata dia sudah pernah dilakukan pada tahun 2014 saat dirinya masih menjadi asisten operasi panglima armada timur.

"Efektif pak. Walaupun timbul protes dari dubes  negara bersangkutan, tapi dia melihat dan kita sampaikan, personelnya tetap ada dan sehat, kita jaga keselamatannya, kemudian bekerja sama dengan kedutaannya untuk dipulangkan. Itu memberi efek jera," demikian kata Marsetio di kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa siang (18/11).

Namun kata dia memang tidak semua kapal bisa ditindak dengan demikian. Adapula yang harus melalui proses hukum, tergantung jenis pelanggarannya. Namun apabila memasuki wilayah Indonesia dan diketahui mencuri kekayaan laut tanpa surat resmi dan tidak ada yang bertanggungjawab maka penenggelaman kapal dimungkinkan. Asalkan awak maupun orang selain awak terlebih dulu diamankan.

"Beberapa kapal bodong yang memasuki wilayah kita, kita tenggelamkan. Ini kita lihat dulu, tergantung kesalahannya apa," kata dia.

Hal itu disampaikan Marsetio menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan agar tidak segan-segan menenggelamkan kapal Asing tanpa izin resmi yang mengambil kekayaan Indonesia antara lain melakukan penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing.

"Beberapa kapal bodong yang enggak dilengkapi surat itu personelnya kita amankan dulu, kemudian kapal kita tenggelamkan untuk memberi efek jera," kata dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon