Bursa Asia Pasifik Melemah Terseret Pasar Tiongkok
Selasa, 18 November 2014 | 16:59 WIB
Tokyo -Bursa saham Asia melemah setelah terseret penurunan bursa Hong Kong dn Tiongkok di hari kedia peluncuran integrasi kedua bursa tersebut.
Sementara bursa saham Jepang berbalik menguat seiring ekspektasi Jepang akan menggelar pemilu lebih awal sehingga diharapkan memicu stimulus dana segar.
Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,9 persen dan indeks komposit Shanghai turun 0,7 persen. Indeks Nikkei N225 meroket 2,2 persen setelah Perdana Menteri Shinzo Abe berencana menggelar pemilu lebih awal, dan menunda kenaikan pajak penjualan yang direncanakan pada Oktober 2015 mendatang.
Adapun bursa saham Hong Kong dan Tiongkok turun di hari kedua peluncuran integrasi perdagangan bursa kedua negara. Investor menahan keuntungan saham yang meroket di awal peluncuran integrasi perdagangan. Sentimen negatif semakin bertambah menyusul turunnya data harga perumahan Tiongkok.
"Meski ada penolakan terhadap kabinet Abe, tapi koalisi Abe (LDP) tetap dominan dan terus melanjutkan Abenomik, outlook pasar Jepang masih tetap positif" kata Direktur Pelaksana BNY Mellon Asset Management Miyuki Kashima, Selasa (18/11).
Investor banyak menjual Euro sebagai langkah antisipatif kebijakan pelonggaran (easing) bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB). Mereka lebih memilih dolar Amerika Serikat (AS) mengingat bank sentral AS (the Fed) berencana menaikan suku bunga acuan pada tahun depan.
Euro turun 0,2 persen ke US$ 1,2473, dolar. AS berubah sedikit ke level 116,605 yen. Sementara dolar Australia naik 0,1 persen ke US$ 0,8719.
Minyak mentah turun 44 sen ke US$ 75,2 per barrel, masih sedikit di atas level terendah selama empat tahun terakhir sebesar US$ 73,25 per barel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




