Jabra Evolve
Perangkat Headset dengan Teknologi Antibising
Minggu, 30 November 2014 | 15:27 WIB
Jakarta - Produsen audio, Jabra, menghadirkan seri produk terbarunya, Jabra Evolve, produk headset profesional yang ditujukan bagi karyawan perusahaan. Produk headset ini menawarkan teknologi noise-cancellation untuk meredam keramaian demi terciptanya konsentrasi saat bekerja.
"Headset Jabra Evolve menciptakan sebuah zona konsentrasi personal yang lengkap untuk lebih meningkatkan konsentrasi, dan fokus serta kepuasan bekerja bagi karyawan di ruangan kerja yang semakin hari semakin terbuka, bising dan mengganggu," kata Managing Director Jabra, Ben Samman, di Jakarta, baru-baru ini.
Desain ruang kantor saat ini cenderung terbuka agar terkesan lebih modern. Hanya, dampak negatifnya adalah karyawan menjadi kesulitan untuk berkonsentrasi dalam bekerja lantaran banyaknya gangguan, salah satunya gangguan suara. Ujung-ujungnya, produktivitas mereka menurun.
Menurut studi yang dilakukan Jabra, sekitar 69 persen karyawan mengeluhkan kualitas kerja mereka kian menurun akibat desain kantor yang terbuka itu. Dengan headset yang berteknologi noise-cancellation, Jabra Evolve menawarkan peningkatan produktivitas dengan menawarkan "zona konsentrasi" personal.
"Kami merancang seri Jabra Evolve untuk meningkatkan return of investment," kata Samman.
Jabra Evolve terdiri atas lima seri headset yang semua dibuat untuk meredam suara dan keramaian, baik di kantor maupun luar kantor. Lima pilihan model tersebut adalah Jabra Evolve 20, 30, 40, 65, dan 80. Harga yang ditawarkan mulai US$ 59 (sekitar Rp 750 ribu) untuk seri Jabra Evolve 20 UC Mono hingga US$ 419 (sekitar Rp 5 juta) untuk seri tertinggi, yakni Jabra Evolve 80 UC Stereo.
Selain untuk meredam kebisingan, headset seri Jabra Evolve juga dilengkapi dengan fitur untuk memberi indikasi bahwa pengguna tidak ingin diganggu, yakni berupa lampu merah yang menyala. Ada juga mikrofon boom-arm yang terintegrasi dengan headset.
Untuk menjaga kenyamanan pengguna agar kuping tak cepat panas, Jabra melakukan penelitian secara intensif. "Karena setiap telinga memiliki karakter berbeda, kami melakukan tes terhadap banyak jenis telinga untuk mendapatkan posisi paling pas," kata Head of Product Management Jabra untuk wilayah Asia Pasifik, Wayne Lee.
Di Indonesia, Jabra Evolve dijual melalui dua distributor, yakni Hadasah dan Astrindo Starvision. "Kami percaya bahwa headset ini akan menjadi sebuah penawaran inovatif dan unik untuk pasar Indonesia," ujar Channel Sales Manager Jabra Indonesia, Alex Djohan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




