Soal Kesejahteraan Guru, Dominasi Masalah Tenaga Pendidik di Kaltim

Jumat, 5 Desember 2014 | 00:06 WIB
B
FH
Penulis: BeritaSatu | Editor: FER
Ilustrasi guru sedang mengajar.
Ilustrasi guru sedang mengajar. (ANTARA FOTO)

Balikpapan - Masalah kesejahteraan guru menjadi salah satu aspirasi yang mendominasi hasil Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kalimantan Timur ke daerah selatan meliputi Kota Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU).

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Rita Artaty Barito, berharap agar pemerintah provinsi, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik), memerhatikan kesejahteraan para guru. Tak terkecuali guru-guru sekolah swasta serta guru pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan TK.

"Kami berharap pemprov lebih banyak memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru. Sebab mereka merupakan ujung tombak berlangsungnya roda pembelajaran. Jika kesejahteraan guru rendah tentu akan memengaruhi kualitas pendidikan," katanya di Balikpapan, Kamis (4/11).

Kesejahteraan yang dimaksud, terkait dengan penghasilan. Dia mengatakan guru-guru di Kaltim harus mendapatkan penghasilan yang pantas dan memadai. Antara lain meliput gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji, tunjangan profesi dan atau tunjangan khusus serta penghasilan lain yang berkaitan dengan tugasnya.

"Baiknya tidak ada kesenjangan antara guru swasta dan negeri. Mereka sama-sama pengajar. Kami berharap agar pemerintah juga memberikan kesejahteraan guru swasta hingga mencapai gaji dengan taraf ideal," kata Rita.

Sementara itu, anggota Komisi IV lain, Rama A Asia menyampaikan agar pemerintah juga memberikan perhatian khusus bagi guru-guru yang mengajar di sekolah daerah pedalaman dan perbatasan. Pemerintah baiknya meningkatkan insentif yang lebih besar dari guru yang mengajar di sekolah-sekolah yang berada di kota.

"Pemberian insentif yang lebih besar dan perhatian yang khusus bagi guru-guru di pedalaman dan perbatasan diharapkan dapat membantu mereka, para pengajar yang sering kali menghadapi kendala baik transportasi maupun komunikasi," kata Rama.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon