KAMMI Kembali Geruduk Kementerian ESDM dan Istana

Jumat, 5 Desember 2014 | 21:05 WIB
YS
B
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: B1
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengenakan topeng Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat longmarch tolak kenaikan BBM
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengenakan topeng Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat longmarch tolak kenaikan BBM (Antara/Oky Lukmansyah)

Jakarta - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), kembali mendatangi kantor Kementerian ESDM Jakarta Pusat, Jumat (5/12).

Mahasiswa menutup hingga separuh badan Jalan MH Tamrin Jakarta Pusat atau tepatnya di depan Gedung Kementrian ESDM. Akibatnya, kemacetan di sekitar lokasi tidak terhindari.

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut agar kenaikan BBM untuk segera diturunkan dan Menteri-menteri Neolib yang ada di dalam Perintahan untuk diganti.

"Hari ini kita buktikan kepada Jokowi semuanya tidak bisa dibeli, tuntutan kita tetap sama, yaitu batalkan kenaikan harga BBM , buang menteri neolib yaitu Rini Soemarno, Sudirman Said, Sofyan Djalil serta turunkan harga bahan pokok," kata Koordinator Presidium KAMMI Nasional, Herdi Jayakusumah, di Jakarta, Jumat (5/12).

Setelah sempat melakukan aksi blokir dan menggoyangkan pagar, sebagian mahasiswa kemudian menuju Istana Negara di Jalan Merdeka Utara Jakarta Pusat untuk melanjutkan aksi.

"Pak Jokowi harus mendengar, ini adalah suara rakyat, bapak di pilih oleh rakyat tapi kenapa rakyat malah di bohongi oleh bapak Jokowi," cetusnya.‎

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon