Lokasi Kebakaran Pasar Klewer Dijaga Ketat

Minggu, 28 Desember 2014 | 07:50 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Seorang pedagang Pasar Klewer Solo, Minggu (27/12/2017) berusaha menyelamatkan sisa-sisa barang dagangannya yang selamat dari kebakaran yang melanda tempat usaha mereka Sabtu (27/12/2014) malam.
Seorang pedagang Pasar Klewer Solo, Minggu (27/12/2017) berusaha menyelamatkan sisa-sisa barang dagangannya yang selamat dari kebakaran yang melanda tempat usaha mereka Sabtu (27/12/2014) malam. (Imron Rosyid/Suara Pembaruan)

Solo - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Pol. Noer Ali mengatakan bahwa polisi mengamankan lokasi kebakaran di pusat perbelanjaan kain dan batik terbesar di Indonesia, Pasar Klewer di Jalan Dr. Rajiman, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.

"Polisi melakukan pengamanan ketat di lokasi kebakaran Pasar Klewer, sehingga petugas pemadam kebakaran bisa bekerja memadamkan api dengan lancar," kata Kapolda saat memantau langsung lokasi kebakaran Pasar Klewer, Solo, hingga Minggu (28/12), dini hari.

Menurut Kapolda, polisi pengamanan lokasi kebakaran sebagai langkah antisipasi agar tidak sampai terjadi tindak pidana. Setelah itu, polisi baru melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

"Tim Laboratorium Forensik Polda Jateng untuk melakukan olah di tempat kejadian perkara. Apakah penyebab kebakaran ada unsur kesengajaan atau dugaan akibat konseleting listrik," kata Kapolda.

Tim Labfor telah disiapkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP setelah api dapat dipadamkan.

Kendati demikian, Kapolda mengimbau masyarakat agar sadar dan tidak memperkeruh situasi akibat kebakaran yang melanda pasar kain yang memiliki omzet terbesar di Asia Tenggara tersebut.

"Kejadian ini, kita sangat prihatin karena tempat perbelanjaan kebanggaan warga Solo terbakar," kata Kapolda.

Kebakaran di Pasar Klewer Solo terjadi Sabtu (27/12), sekitar pukul 19.45 WIB. Warga setempat mengetahui munculnya asap pertama kali dari salah satu kios Blok D di lantai dua pasar.

"Dugaan sementara akibat konseleting listrik, tetapi kita tunggu hasil labfor nanti," kata Kapolda.

Menurut Nono (40) --pemilik kios di Blok C Pasar Klewer, ia mendapat informasi melalui telepon seluler adanya kebakaran dan langsung ke lokasi, sekitar pukul 20.00 WIB. Api muncul dari lantai atas kawasan Blok D, tetapi tidak mengetahui kiosnya.

Menurut dia, jumlah kios di Pasar Klewer ada sekitar 2.000 lebih, dan ditambah yang pedagang kaki lima. Pasar Klewer juga ada kantor cabang sejumlah bank yang ikut terbakar.

Api pertama merembet ke kios-kios di lantai atas bagian barat dan kemudian meluas ke arah timur dengan cepat akibat kencangnya angin yang bertiup di lokasi kebakaran.

Wali kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo setelah mendapat informasi adanya kebakaran langsung menuju lokasi masih mengenakan pakaian adat Jawa.

Menurut Wali Kota Hadi Rudyatmo, pihaknya sudah meminta pengerahan seluruh mobil pemadam kebakaran dari Surakarta, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Wonogiri untuk memadamkan api.

Bahkan polisi juga mengerahkan kendaraan berat antihuru-hara water canon dan mobil PDAM untuk membantu memadamkan api yang membakar tempat perbelanjaan itu.

Sementara itu ada sekitar 20 unit mobil pemadam kebakaran dari eks Keresidena Surakarta hingga Minggu, pukul 01.15 WIB masih berupaya untuk memadamkan api yang dengan cepat membesar karena embusan angin kencang di lokasi kebakaran.

Namun, Pasar Klewer di bagian barat api sudah dapat dikendalikan, sedangkan di bagian timur depan atau dekat dengan Gapura masuk Klewer api masih menyala.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon