DPR Bakal Telusuri Alasan Perubahan Jadwal AirAsia QZ8501
Senin, 29 Desember 2014 | 15:52 WIB
Jakarta - Jadwal keberangkatan (take-off) pesawat AirAsia QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura yang hilang kontak pada Minggu (28/12) pagi, ternyata maju dari semestinya. Semula, penerbangan akan dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB, namun dimajukan menjadi pukul 05.00 WIB.
"Kita harus lihat kebenaran. Kalau dipercepat kenapa alasannya? Nanti, kita telusuri belakangan," kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menanggapi perubahan jadwal tersebut, saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/12).
Agus menegaskan saat ini seluruh pihak harus terfokus pada pencarian pesawat. "Jangan lihat dulu sebab musababnya, termasuk perubahan jadwal. Yang penting, bagaimana mengatasi insiden hilangnya pesawat ini dulu. Setelah itu, baru bisa ditelusuri sehingga bisa jelas mana-mana pihak yang bertanggung jawab," tegasnya.
Dia menambahkan, seluruh risiko tentu menjadi beban maskapai AirAsia dan pihak asuransi. "Kita berharap seluruh penumpang masih selamat," imbuh Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini.
Sebelumnya, Presiden Direktur PT AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko, tak membantah ketika disinggung soal perubahan jadwal tersebut. "Memang ada perubahan jadwal terbang, tapi itu tidak ada hubungannya dengan kondisi pesawat. Itu (perubahan jadwal) biasa (dilakukan) setiap enam bulan sekali, karena (saat) ini masuk peak season (musim liburan)," ujar Sunu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




