Wenger Salahkan Wasit Lagi
Selasa, 3 Januari 2012 | 16:07 WIB
Pada final Piala Carling 2007, Wenger menyebut asisten wasit sebagai pembohong.
Usai pasukannya dibekap Fulham, Arsene Wenger menuding wasit Lee Probert sebagai biang kekalahan Arsenal.
Wenger menegaskan, dalam laga itu armadanya sudah diperlakukan tidak adil. Bahkan pelatih asal Prancis itu menyinggung apa yang menimpa Arsenal pada partai sebelumhnya.
Wenger menyebutkan bahwa timnya seharusnya mendapatkan penalti pada empat dari lima pertandingan terakhir di Liga Utama Inggris. Saat melawan Manchester City, Aston Villa, Queens Park Rangers, dan terakhir saat kalah di Craven Cottage.
"Menurut saya, wasit memberi pengaruh dengan cara yang salah pada pertandingan itu. Kami kalah sebab hanya bermain dengan sepuluh pemain," ujar Wenger.
"Saya terkejut. Anda menginginkan keputusan yang benar. Kami seharusnya mendapat penalti pada pertandingan terakhir. Kami seharusnya mendapat penalti saat melawan City. Kami seharusnya mendapat penalti di Villa Park," kata Wenger.
Ini bukan kali pertama Wenger menyerang wasit usai timnya menuai hasil buruk. Wenger pernah mengecam wasit Massimo Busacca ketika Arsenal disingkirkan Barcelona di Liga Champions. Protes berlebihan itu berbuah sanksi dari UEFA.
Pada Agustus 2000, Wenger dituduh sudah melakukan sikap mengancam dan intimidasi fisik terhadap wasit Paul Taylor usai Arsenal kalah 1-0 di laga pembuka musim 2000/01. Pada final Piala Carling 2007, Wenger meneriaki asisten wasit dengan sebutan pembohong.
Seperti kejadian yang lalu, saat ini pun Wenger harus menghadapi pemeriksaan FA dan kemungkinan bakal kembali dikenakan sanksi.
Usai pasukannya dibekap Fulham, Arsene Wenger menuding wasit Lee Probert sebagai biang kekalahan Arsenal.
Wenger menegaskan, dalam laga itu armadanya sudah diperlakukan tidak adil. Bahkan pelatih asal Prancis itu menyinggung apa yang menimpa Arsenal pada partai sebelumhnya.
Wenger menyebutkan bahwa timnya seharusnya mendapatkan penalti pada empat dari lima pertandingan terakhir di Liga Utama Inggris. Saat melawan Manchester City, Aston Villa, Queens Park Rangers, dan terakhir saat kalah di Craven Cottage.
"Menurut saya, wasit memberi pengaruh dengan cara yang salah pada pertandingan itu. Kami kalah sebab hanya bermain dengan sepuluh pemain," ujar Wenger.
"Saya terkejut. Anda menginginkan keputusan yang benar. Kami seharusnya mendapat penalti pada pertandingan terakhir. Kami seharusnya mendapat penalti saat melawan City. Kami seharusnya mendapat penalti di Villa Park," kata Wenger.
Ini bukan kali pertama Wenger menyerang wasit usai timnya menuai hasil buruk. Wenger pernah mengecam wasit Massimo Busacca ketika Arsenal disingkirkan Barcelona di Liga Champions. Protes berlebihan itu berbuah sanksi dari UEFA.
Pada Agustus 2000, Wenger dituduh sudah melakukan sikap mengancam dan intimidasi fisik terhadap wasit Paul Taylor usai Arsenal kalah 1-0 di laga pembuka musim 2000/01. Pada final Piala Carling 2007, Wenger meneriaki asisten wasit dengan sebutan pembohong.
Seperti kejadian yang lalu, saat ini pun Wenger harus menghadapi pemeriksaan FA dan kemungkinan bakal kembali dikenakan sanksi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




