Cerita Kekecewaan Wagub di Pelantikan Pejabat Pemprov DKI
Kamis, 22 Januari 2015 | 12:23 WIB
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan rasa kecewanya melihat perilaku para pejabat yang dilantik hari ini di Balai Kota DKI Jakarta. Dia melihat saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pengucapan sumpah jabatan, banyak pejabat yang sibuk mengambil gambar dengan kamera smartphonenya.
Saat pelantikan sedang berlangsung, Djarot sengaja berdiri di belakang barisan para pejabat yang dilantik. Dia ingin memantau perilaku para pejabat eselon tersebut. Ketika waktu menyanyikan lagu kebangsaan, banyak pejabat tersebut tidak menyanyikan lagu Indonesia Raya. Bahkan beberapa pejabat sibuk memotret dengan ponsel masing-masing untuk mengabadikan suasana atau memotret dirinya sendiri.
"Kenapa saya di belakang, saya lihat dan saya tidak puas sama beberapa PNS yang baru dilantik. Masa waktu menyanyikan lagu Indonesia Raya, dia malah asyik ambil gambar, foto-foto," kata Djarot seusai pelantikan di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (22/1).
Ditegaskannya seharusnya saat pelantikan, para pejabat mengikuti dengan benar jalannya acara. Walaupun, mereka berada di barisan paling belakang.
"Begitu lagu Indonesia Raya harus tegap dan nyanyi dong. Apalagi pejabat. Saya tegur agar mereka tahu, mereka paham. Bahwa itu lagu kebangsaan," tuturnya.
Dia langsung meminta Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Lasro Marbun segera menegur para pejabat tersebut. Tindakan mereka menjadi catatan khusus dalam evaluasi yang akan diberikannya pada tiga bulan mendatang.
"Ini pejabat baru, langsung dievaluasi saja. Saya sudah bilang sama inspektur. Itu jadi evaluasi, saya menyatakan tidak puas," ujar Djarot.
Tidak hanya saat menyanyikan lagu kebangsaan, Djarot juga melihat saat pembacaan sumpah jabatan, banyak pejabat yang justru mengambil gambar dan tidak mengikuti ucapan dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.
"Saat pengucapan sumpah janji jabatan, seharusnya dia ucapin dengan benar dong. Itu janji mereka kepada masyarakat, eh malah dia ambil gambar juga. Saya di belakang untuk melihat bagaimana perilaku mereka. Lagu kebangsaan kita Indonesia Raya saja tidak dia tidak hargai, itu narsis banget. Nggak puas saya," ungkapnya.
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama melantik sebanyak 701 pejabat eselon II, III dan IV di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (22/1). Pejabat yang dilantik terdiri dari eselon II sebanyak lima orang, eselon III sebanyak 29 orang, dan eselon IV sebanyak 667 pejabat. Paling banyak pejabat yang dilantik yakni Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) di sekolah yakni mencapai 471 pejabat.
Pejabat eselon 2 yang dilantik yakni Irvan Amtha sebagai Kepala Badan Pelayanan Pengadaan barang dan jasa, Indrastuty Rosari Okita sebagai Wakil Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP), Fridayanti sebagai Wakil Direktur Sumber Daya Manusia RSUD Tarakan, Yessy Widiastuti sebagai Wakil Direktur Keuangan dan Umum RSUD Tarakan, dan Yudi Amiarno sebagai Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tarakan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




