Studi: Kunyah Permen Karet Efektif Pelihara Kesehatan Gigi

Senin, 26 Januari 2015 | 08:38 WIB
NF
B
Penulis: Nessy Febrinastri | Editor: B1
Ilustrasi anak sedang menggelembungkan permen karet.
Ilustrasi anak sedang menggelembungkan permen karet. (Visualphotos)

Permen karet ternyata dapat mempromosikan kesehatan gigi, karena memiliki fungsi yang sama seperti menggosok gigi dua kali sehari dan flossing (membersihkan gigi) secara teratur.

Menurut sebuah studi terbaru, yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE, mengunyah permen karet hingga 10 menit dapat menyingkirkan 100 juta bakteri, atau 10 persen dari beban mikroba dalam air liur.

Tingkat konsumsi permen karet di Amerika Serikat, yang rata-rata 280 buah per orang per tahun dinilai mampu memberikan kontribusi untuk pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.

Permen karet biasanya dilengkapi dengan pemanis dan rasa tertentu. Dan gula sering digantikan oleh pemanis buatan, seperti sorbitol, xylitol, atau manitol. Penambahan xylitol dan lainnya tersebut mampu mengurangi pembentukan biofilm, penyebab gigi berlubang dan penyakit periodontal (penyakit yang menyerang pendukung gigi), demikian menurut sebuah studi 2006 yang diterbitkan dalam Journal of Dental Research.

Untuk menyelidiki fungsi permen karet pada kesehatan, tim peneliti dari University of Groningen, Belanda berusaha untuk mengamati apakah permen karet dapat menghilangkan bakteri dari rongga mulut. Lima mahasiswa teknik biomedis direkrut untuk mengunyah dua jenis permen karet standar selama 30 detik hingga 10 menit. Setelah itu, permen karet dianalisa.

Temuan mengungkapkan, ada sekitar 100 juta bakteri yang terdeteksi pada setiap bagian permen karet yang telah dikunyah. Jumlah bakteri yang menempel semakin banyak, jika waktu mengunyahnya semakin lama.

Namun setelah 30 detik dikunyah, permen karet mulai kehilangan kelengketannya, yang berarti perangkap bakteri lebih kuat. "Pada mikroskop terlihat, bakteri terjebak dalam permen karet," kata salah satu peneliti.

Menanggapi temuan ini, The American Dental Association memperingatkan bahwa tidak berarti permen karet adalah pengganti kegiatan menyikat gigi dan flossing. Menyikat dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride dan membersihkan plak di antara gigi masih sangat dianjurkan.

Permen karet juga dipercaya memiliki efek pada kinerja kognitif, meningkatkan mood, meningkatkan kewaspadaan, dan mengendalikan nafsu makan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon