10 Keuntungan Berhenti Merokok

Kamis, 29 Januari 2015 | 08:15 WIB
NF
B
Penulis: Nessy Febrinastri | Editor: B1
Orang bahagia
Orang bahagia (Istimewa)

Ungkapan bahwa rokok akan memberi sejumlah efek buruk pada Anda, secara medis benar adanya. Hampir seluruh penelitian mendukung fakta bahwa rokok membahayakan kehidupan.

Sebaliknya, berhenti merokok akan memberikan sejumlah pengaruh positif.

Berikut 10 pengaruh positif berhenti merokok:

1. Kehidupan seks lebih baik
Berhenti merokok akan meningkatkan aliran darah di dalam tubuh, sehingga meningkatkan sensitivitas. Laki-laki yang berhenti merokok bisa mendapatkan ereksi yang lebih baik, sementara perempuan akan mampu orgasme dan terangsang lebih mudah.

2. Lebih subur
Nonperokok lebih mudah untuk hamil. Berhenti merokok akan meningkatkan lapisan rahim dan dapat membuat sperma laki-laki lebih kuat. Pada perempuan juga akan mengurangi kemungkinan keguguran. Dan yang paling penting, meningkatkan kemungkinan melahirkan bayi yang sehat.

3. Memperlambat penuaan dini
Berhenti merokok dipercaya menunda munculnya keriput. Kulit nonperokok mendapatkan lebih banyak nutrisi, termasuk oksigen, berbanding terbalik dengan perokok.

4. Memungkinkan Anda memiliki gigi lebih putih
Tembakau membuat gigi menjadi bernoda, dan Anda tak akan memiliki napas segar. Perokok juga sering menderita penyakit gusi dan kehilangan gigi mereka sebelum waktunya.

5. Memungkinkan Anda bernapas lebih mudah
Seseorang akan bernapas lebih mudah dan batuk lebih sedikit jika mereka berhenti merokok karena kapasitas paru-paru mereka meningkat hingga 10 persen dalam waktu sembilan bulan. Dalam usia 20 – 30 tahunan, pengaruh rokok pada kapasitas paru-paru mungkin tidak terlihat sampai Anda memutuskan untuk berolahraga. Kapasitas paru-paru secara alami akan berkurang, seiring bertambahnya usia.

6. Hidup lebih lama
Setengah dari jumlah perokok jangka panjang meninggal lebih awal akibat penyakit yang berhubungan dengan merokok, termasuk penyakit jantung, kanker paru-paru dan bronkitis kronis. Seseorang yang berhenti merokok di usia 30 tahun, berarti menambahkan 10 tahun untuk hidup mereka. Orang-orang yang menghentikan kebiasaan itu pada usia 60 tahun, menambahkan tiga tahun untuk hidup mereka.

7. Tahan stres
Studi ilmiah menunjukkan bahwa tingkat stres masyarakat lebih rendah setelah mereka berhenti merokok. Kecanduan nikotin membuat perokok mencari pelarian lewat rokok. Perasaan puas itu hanya bersifat sementara dan bukan obat yang nyata untuk stres.

8. Mampu meningkatkan sensitivitas atas bau dan rasa
Menyingkirkan rokok meningkatkan sensitivitas indra penciuman dan rasa. Hal ini terjadi karena tubuh sudah mulai pulih dari bahan kimia beracun yang ditemukan dalam rokok. Berhenti merokok juga membuat seseorang lebih berenergi

9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tubuh lebih mudah melawan pilek dan flu. Peningkatan oksigen dalam tubuh membuat mantan perokok tidak cepat lelah dan tak sering menderita sakit kepala.

10. Rumah bebas asap rokok
Dengan berhenti merokok, Anda akan melindungi kesehatan teman-teman nonperokok dan keluarga.

Perokok pasif juga memiliki risiko yang sama dengan perokok, yaitu risiko penyakit dada, termasuk pneumonia, croup (bengkak saluran udara di paru-paru), bronkitis, infeksi telinga, atau asma. Mereka juga tiga kali berisiko terkena kanker paru-paru di kemudian hari dibandingkan dengan anak-anak yang hidup dengan nonperokok.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon