Pesan Penting Michelle Obama Saat Tak Berjilbab di Arab Saudi

Jumat, 30 Januari 2015 | 00:09 WIB
FH
B
Penulis: Febriamy Hutapea | Editor: B1
Presiden Amerika Serikat Barack Obama and Ibu Negara, Michelle Obama, bersama dengan pemimpin baru Arab Saudi, Raja Salman, saat berkunjung ke Riyadh, Arab Saudi
Presiden Amerika Serikat Barack Obama and Ibu Negara, Michelle Obama, bersama dengan pemimpin baru Arab Saudi, Raja Salman, saat berkunjung ke Riyadh, Arab Saudi (Associated Press)

Washington - Kehadiran Ibu Negara Amerika Serikat (AS) Michelle Obama yang tidak mengenakan kerudung atau berhijab dalam kunjungannya di Arab Saudi menuai banyak kritikan tajam dari warga dan komunitas di Arab.

Sebagai seorang Ibu Negara, Michelle tentu mengetahui aturan yang berlaku di suatu negara, termasuk di Saudi yang mengharuskan setiap perempuan mengenakan jilbab.

Kementerian Luar Negeri AS bahkan telah memberikan peringatan di situs resminya agar setiap warga perempuan AS yang mengunjungi Arab Saudi menutup kepala mereka saat berada di luar rumah jika tidak ingin menghadapi persoalan.

"Wanita yang memilih tidak mengikuti cara berpakaian ini berisiko dikonfrontasi oleh Mutawwa (polisi agama) dan kemungkinan bisa ditahan atau ditangkap," demikian penjelasan Kemlu AS.

Jadi jelas, Michelle mengetahui persis norma apa yang berlaku di Arab dan harusnya dia memiliki alasan khusus dalam mengambil keputusan itu.

Atas kunjungannya tanpa kerudung, lebih dari 1.500 orang berkicau di Twitter menggunakan tagar berbahasa Arab #ميشيل_أوباما_سفور (atau terjemahan bebasnya #Michelle_Obama_takberhijab).

Sebagian warga Arab bahkan mempertanyakan mengapa Michelle mau mengenakan kerudung saat berkunjung ke Indonesia, namun hal serupa tidak dilakukannya saat di Arab Saudi.

(Michelle Obama berkerudung saat berkunjung ke Masjid Istiqlal, Jakarta. Sumber: EPA)

Seorang feminis Muslim Amerika, Asra Nomani, mengatakan keputusan Michelle tak berkerudung merupakan simbol penting dalam menyuarakan kekejaman Taliban yang menindas hak-hak perempuan, kebebasan individual dan hak asasi manusia.

Menurutnya, tampilan Michelle itu merupakan "diplomasi rambut" yang diharapkan bisa membuat suatu perubahan, terutama bagi perjuangan kaum perempuan di Saudi.

Kehadirannya di pemakaman Raja Abdullah juga dinilai signifikan karena banyak negara Islam di berbagai belahan dunia, dari Minnesota hingga Mumbai, yang melarang wanita hadir di kuburan atau upacara pemakaman karena stigma bahwa perempuan terlalu emosional saat mengikuti acara duka.

Namun, sejumlah media terkemuka Amerika termasuk the New York Times dan TIME menyatakan bahwa Michelle dipuji atas pesan kuat yang sebenarnya tak ada.

Penampilan Michelle--yang mengenakan atasan longgar biru dengan jas panjang bercorak sama dan celana hitam--tidak bermakna apa-apa, tak lebih dari sekadar "fashion statement" dan bukan pernyataan politik, demikian judul yang ditampilkan TIME.

Pasalnya, Ibu Negara sebelumnya, Laura Bush, juga tidak mengenakan kerudung saat melakukan perjalanan solo ke Arab Saudi pada 2007 dan hal yang sama juga dilakukan Hillary Clinton saat berkunjung ke Kerajaan Arab pada 2010 saat menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.

Mantan Menlu AS Condoleeza Rice juga tidak mengenakan penutup kepala saat dia bersama delegasi AS mengunjungi Arab Saudi. Selain itu, mantan Ketua DPR AS Nancy Pelocy pun tidak berhijab saat di Saudi.

Walau terbiasa melihat wanita harus bertutup kepala di negaranya, Raja Saudi juga dinilai biasa saja bertemu wanita perwakilan negara asing yang tidak berkerudung.

Dia kerap bertemu pejabat dan pemimpin perempuan asal Negara Barat--seperti asisten Menlu AS Anne Patterson dan Kanselir Jerman Angela Merkel--yang tampil tanpa kerudung.

Jadi, sebagian pihak lain menilai tak ada yang terlalu istimewa saat Michelle memilih tak berkerudung atau tak berhijab saat bertemu Raja Saudi. Michelle hanya berusaha tampil apa adanya seperti tokoh wanita lain yang pernah datang ke negara tersebut.

Dia dianggap hanya ingin tampil berpakaian dengan hormat tanpa mengorbankan gaya personal dirinya. Tak lebih, tak kurang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon